5.27.2014

Probo tetep solid



From: <djuliadi55@gmail.com>


TEMPO.CO, Jakarta -Sejumlah partai pendukung calon presiden Prabowo Subianto membela Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali, yang menjadi tersangka kasus korupsi penyelenggaraan dana ibadah haji. Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi, menganggap penetapan Suryadharma, yang juga Menteri Agama, sebagai tersangka kental dengan aroma politik. "Masih belum jelas salahnya. Jangan-jangan ini karena politik," kata Suhardi ketika dihubungi kemarin.

Gerindra, kata Suhardi, meyakini Suryadharma tidak terlibat korupsi. Karena itu, menurut dia, koalisi pendukung pasangan Prabowo-Hatta Rajasa belum akan mencopot yang bersangkutan dari tim pemenangan. Malah, Suhardi berjanji koalisi akan membantu Suryadharma dalam menghadapi proses hukum. "Tentu akan ada dukungan. Apalagi jasa beliau sangat besar terhadap koalisi," kata Suhardi. Prabowo pada Kamis malam lalu juga meyakini Suryadharma tak terlibat korupsi. Dia memuji Suryadharma sebagai Menteri Agama terbaik.

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Suryadharma sebagai tersangka pada Kamis lalu. KPK memiliki bukti peran Suryadharma dalam kasus penyelewengan penyelenggaraan haji. Wakil Ketua KPK Zulkarnain mengatakan, penyelewengan itu di antaranya dalam pengadaan katering, pemondokan, transportasi jemaah haji di Tanah Suci, serta biaya perjalanan ibadah haji.

Pembelaan juga datang dari Partai Amanat Nasional. Wakil Sekretaris Jenderal PAN Viva Yoga Mauladi meminta KPK tidak mempolitisasi kasus penyelenggaraan haji. "Ini menjelang pemilihan presiden. KPK tak boleh ditunggangi kepentingan politik atas nama penegakan hukum," katanya. Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham yakin partai pendukung pasangan Prabowo-Hatta tetap solid.

Juru bicara KPK, Johan Budi S.P., mengatakan kasus Suryadharma Ali sama sekali tidak terkait dengan politik. Penetapan tersangka karena sudah ada dua barang bukti yang dipunyai penyidik. "Ini murni penegakan hukum," kata Johan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar