5.25.2014

Beda Tipis dengan Bodoh


From: A.Syauqi Yahya

Fadli Zon:Politikus Jujur Beda Tipis dengan Bodoh

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dan Ketua DPP PDI Perjuangan Andre Parera kompak mengatakan tak ada politikus Indonesia di zaman sekarang yang 100 persen jujur.

Menurut Fadli laiknya pemimpin memang seia sekata antara perbuatan dan perkataan. Namun, katanya, pemimpin seperti itu sangat sulit ditemui. "Tak ada pemimpin jujur 100 persen," kata dia menjawab Tempo dalam diskusi di Gereja Katedral Keuskupan Agung, Jakarta, Sabtu, 24 Mei 2014. 

Yang jujur, kata Fadli, hanya politikus di masa lalu seperti Mohammad Hatta, Mohammad Natsir, I.J Kasimo, dan Mohammad Roem. (Baca:Isu Negatif Ini Bebani Jokowi Dan Prabowo)

Fadli mengatakan, sikap jujur yang dimiliki politikus  di zaman sekarang hanya bisa dipatok sebesar 75 persen. Selebihnya, 25 persen,  dicadangkan untuk bertahan hidup (survival). "Jadi ada wilayah bermain abu-abu di sini," kata dia.

Kalau ada politikus yang 100 persen jujur, ia bakal jadi korban dan bulan-bulanan politik. "Jujur seperti ini beda-beda tipis dengan bodoh," kata Fadli. "Namun seandainya sifat jujurnya cuma sekitar 30 persen dari total laku dan perbuatan, maka orang itu bandit."

Laiknya George W. Bush saat konvensi Partai Republik pada 1988, ia mendengungkan tak akan ada lagi pajak. Namun, kata Fadli, saat ia jadi presiden toh pajak tetap ia naikkan agar tak terjadi defisit anggaran yang terlalu besar. "Kata Bush, 'kampanye adalah satu sisi. Sedang masalah pemerintahan adalah hal lain'," kata Fadli.

Parera secara singkat mengamini pendapat Fadli. Katanya, jujur dalam politik bisa diartikan kebodohan. "Politikus itu harus cerdik seperti ular," kata dia.
MUHAMMAD MUHYIDDIN

--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar