4.23.2014

Fwd: [FA Gladiool] Nglilir kok entuk ngenean ....... opo bener?


From: <djuliadi55@gmail.com>



MONGGO BACA GAN SANGAT MENARIK SEKALI... Denpasar, April 13, 2014

Tulisan ini adalah tanggapan dari tulisan yang dijadikan HL oleh Kompasiana, berjudul "Prabowo & Misteri "Kedaulatan Negara" di Pabrik Kertas PT KIANI", karena menurut saya ada beberapa tulisan yang kurang bahkan jendrung melakukan PENIPUAN PUBLIK mengenai peran Prabowo yang kini digandangkan beliau sebagai capres dalam pemilu 2014 dibawah partai Gerindra.

Dalam tulisan ini ada 3 hal yang kurang, dan cendrung melakukan penipuan publik.

1. Fakta mengenai kasus Wilfrida.

-Wilfrida Soik adalah migran yang Indonesia yang berasal dari NTT. Dimana Wilfrida di tuduh melakukan pembunuhan. Dalam transkrip dari Pengadilan Kotabaru, Daerah Kesultanan Kelantan, Malaysia akhirnya dijatuhkan VONIS BEBAS, dengan alasan Membela diri, dan Keadaan psikologis melakukan pembelaa diri membunuh majikannya.

Pernyataan ini diliput oleh Jakarta Post. link nya ini click disini.

-Wilfrida Soik, adalah anak dibawah umur, karena pasportnya dimanipulasi, menjadi wanita dewasa.

-Wilfrida Soik, adalah bagian dari Human traffiking mafia yang bergerak di Indonesia.

"Human rights activists and politicians, who have given legal assistance to Wilfrida and monitored the legal proceedings over the past four years, praised the ruling.

"The court's verdict is fair because the murder was an act of self defense, which was to protect herself from torture committed by her employer," Migrant Care, an NGO that promotes the rights of migrant workers, said in a statement.

Migrant Care said Wilfrida should have been acquitted because she was underage when the crime took place.

"We have always believed that Wilfrida must be freed because she was under age when the incident happened. She is a victim of human trafficking," it said."

Ini membuat banyak pihak seperti Anggota of the Regional Legislative Council (DPRD), the Regional Representatives Council (DPD) and the House of Representatives (DPR); the Catholic Church in Belu; interfaith communities; singer and activist Melanie Subono, adiknya Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, menyewa pengacara lokal Malaysia yang terkenal, Muhammad Shafee Abdullah, tak lupa bantuan dari ribuan netcitizen di Change.org melakukan petisi ditandatangani oleh lebih dari 13,000 orang.

Jadi Pernyataan Mas Hazmi bahwa Prabowo Dengan kedekatannya dengan Mahatir Muhammad, Anwar Ibrahim dan PM Malaysia sekarang–Prabowo mampu mendesak agar Wilfirida dibebaskan. bahkan saya kagum cara berfikir strategisnya yang lebih baik mencari pengacara terbaik negara tersebut untuk membebaskan Wilfrida daripada membayar mahal menyogok milyaran untuk membebaskan BMI tersebut.

Adalah PENIPUAN PUBLIK.

Karena dalam Hukum Malaysia TIDAK ADA SISTEM SEPERTI DI INDONESIA, yang Mana Presiden atau Pejabat Pemerintah Bisa Memaksa, bahkan Mempengaruhi keputusan Hakim di Pengadilan.

Perlu diingat Malaysia menggunakan sistem Parlemen, karena negara ini tidak mengenal demokrasi seperti Indonesia, yang ada adalah persemakmuran antara negara-negara, kesultanan-kesultanan yang otonomi.

Justru pihak pengacara Wilfrida Soik, sudah menyiapkan Pledoi Memohon Grasi, sebelum keputusan bersalah tidaknya, just in case.

Jadi Sungguh TIDAK TEPAT, alias NGAWUR mengatakan Prabowo Mendesak PM Malaysia untuk membebaskan Wilfrida. Jika plea yang dilakukan pengacara di pengadilan mengenai latar belakang Wilfrida, dan keadaan Indonesia dan Malaysia yang selalu membiarkan MAFIA HUMAN TRAFFICKING BEBAS BERKELIARAN, menjual Belikan Warga Indonesia, seperti Kambing, dan Sapi. Perbudakan Modern yang terus terjadi. Itu Maksuk dalam Garis Besar Kebijaksanaan Pemerintah Amerika, dan ingin Indonesia, serta Malaysia juga mengambil sikap yang sama, seperti kerja sama mengenai Terorisme.

2. Kiani di Kaltim, luasnya sebesar 3.400 hektare status HGU. Dahulu adalah konsensi pengolahan hutan tropis, yang di lakukan oleh Bob Hasan. Lalu di sita oleh BPPN, karena bagian dari reposes utang2 dan toxic asset bank2 yang terkena krisis monoter sejak tahun 1997 lalu.

Faktanya Kiani/PT Kertas Nusantara, bukan milik Prabowo, dan juga beliau tidak membeli nya. Karena dalam daftar yang ada seperti dilangsir dari Bloomberg.com

PT Kertas Nusantara operates a bleached kraft pulp mill. PT Kertas Nusantara was formerly known as PT Kiani Kertas and changed its name to PT Kertas Nusantara in March 2007. The company was founded in 1990 and is based in Jakarta, Indonesia. PT Kertas Nusantara operates as a subsidiary of P.T. Nusantara Energy Solution.

P.T. Nusantara Energy Solution manufactures and markets electronic and electrical products, information and communications equipment and systems, Internet-based solutions and services, electronic components, power systems, industrial and social infrastructure systems, and household appliances. The company is based in Bekasi, Indonesia. P.T. Nusantara Energy Solution operates as a subsidiary of Toshiba Corporation.

Toshiba Corporation (株式会社東芝 Kabushiki-gaisha Tōshiba?) is a Japanese multinational engineering and electronics conglomerate corporation headquartered in Tokyo, Japan. Its products and services include information technology and communications equipment and systems, electronic components and materials, power systems, industrial and social infrastructure systems, consumer electronics, household appliances, medical equipment, office equipment, lighting, and logistics.

Fakta lainnya, Kiani Kertas Nusantara memiliki 161 kreditor, terdiri dari 136 kreditor konkuren, 18 kreditor istimewa, dan tujuh kreditor separatis.

PT Kertas Nusantara memiliki utang sekitar 14,3 triliun.

Karyawan PT Kertas Nusantara (PT KN) melakukan aksi unjuk rasa. Aksi ini menutut agar pihak manejemen PT KN agar segera membayar gaji yang sudah menunggak lima bulan di tahun 2011.

Pada hari Rabu 27 Juli 2011, Keputusan Pengadilan Niaga Negeri Jakarta Pusat, mensahkan proposal perdamaian penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) perusahaan milik Prabowo Subianto, PT Kertas Nusantara. Jatuh tempo utang perusahaan ini akhirnya diperpanjang.

Siapa direktur dibalik Klaim Bisni Prabwo?

Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo. Lulusan Pomona College, Claremont University, California, Amerika Serikat. Pemilik Tirtamas Group (perbankan dan keuangan (Bank Papan Sejahtera, Bank Pelita, Bank Kredit Asia).

Widjono Hardjanto, anggota Komisi VII DPR (bidang energi sumber daya mineral, riset, teknologi, dan lingkungan hidup) sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Bambang Atmadja, Pemilik dan Direktur Westlink Property Development Ltd, Perth, Australia.

Johan Teguh Sugianto, Ketua Asosiasi Kontraktor Indonesia.

Fadli Zon bergelar Kanjeng Pangeran Kusumohadiningrat, dari Keraton Surakarta Hadiningrat, Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) dan menjadi Ketua Badan Komunikasi Partai GERINDRA pada tahun 2010.Sekjen DPN HKTI.

Jadi pernyataan Mas Hazmi, hanya buang angin saja. Karena sekian hebatnya para pelaku dibelakang Prabowo berbisnis, mosok tidak tahu bahwa Hutan di sana sudah HILANG, alias Sudah tidak ada lagi. Karena dahulunya perusahaan itu menggunakan HGU sisa peninggalan Konglomerat Orde Baru, Bob Hasan. Yang kini tinggal hanya hutan-hutanan saja.

Jika menunggu sampai pohonnya tumbuh, anak SD juga tahu, kalau Hutan tidak bisa dibuat lagi. Karena Hanya Alam dan Yang Kuasa bisa membuat Hutan. Pohon Sengon saja membutuhkan sekian tahun untuk tumbuh. Apalagi Hutan Tropis di Kalimantan Timur yang sudah Hilang Selamanya.

Hutan Kalimantan membutuhkan paling tidak 20 tahun untuk kembali ke kondisi yang seperti dahulu.

Sungguh Lucu jika Kiani ingin menunggu pohon nya tumbuh, padahal Utang nya sudah 40X dari angungan, dan future earningnya.

Tukang Jamu yang keliling tidak usah jadi Jenderal, atau sekolah ke Amerika, atau Inggris saja tahu, kalau pemasukan barang baku tidak ada, dan habis. tetapi hutangnya sudah 40 kali dari nilai jualan.

Bahwa pemerintah dan Bank di Indonesia yang Kena Tipu, atau menjadi bagian dari mafia Penipuan Keuangan.

Menurut saya, Tukang Jamu, lebih hebat dari para pengusaha yang dikatakan hebat, seperti Prabowo ini.

Kesimpulan saya, Prabowo dan Partai Gerindra adalah Partai Pengusaha yang Borrow Time, alias Utang nya lebih besar dari pemasukannya. Jika Kalah dalam Pemilihan Presiden 2014 ini, saya berikan 3 tahun Partai Gerindra akhirnya Kehabisan Dana, dan di kejar2 para Kreditor. Sehingga akan banyak pihak Pengadilan, Bank bank di Indonesia, masuk jurang.

Ingat mengapa Krisis Monoter di tahun 1997 lalu?

Kalau saya bisa sarankan, Prabowo, Partai Gerindra harus belajar dengan Gramedia Group, induk Kompasiana bagaimana menjalankan Bisnis yang Benar. Jangan jadikan Kiani sebagai Mesin CUCI, dan Hambalang menjadi Pabrik Cetak Oblikasi Abal-abal.

3. Amerika

Pernyataan Ya artinya, daripada PT KIANI dibeli JP Morgan Amerika atau Singapore–lebih baik Prabowo ambil alih dengan segala kekuatan finansialnya tahun 2004. Lha kan gawat jika bandara dan dermaga di Kiani ini dijadikan Pangkalan militer oleh bangsa asing dan tetangga. Karena mungkin memang desaignnya untuk pangkalan rahasia di zaman pak Harto.

Mas Hazmi, sudah salah atau ditipu sama kelompoknya Gerindra.

Kiani, bukan ingin dibeli oleh JP Morgan Amerika atau Singapore. Justru JP Morgan mau MENYITA. Soalnya HUTANG nya TIDAK BISA DI BAYAR. Ini Beritanya Click disini

Jadi Jangan Bohongi Publik, bahwa Kiani itu Perusahaan yang Profitable. Sudah saya tuliskan diatas Kiani adalah perusahaan Bangkrut. Walaupun keputusan pengadilan niaga negeri Jakarta Pusat sudah mengatakan TIDAK. Faktanya, tukang jamu juga tahu, Kiani adalah Perusahaan Bangkrut, digunakan sebagai Lahan Pencucian. HGU nya sudah akan Habis, sehingga seperti kejadian Hambalang, tiba2 jika Gerindra menjadi masuk pemerintahan, akan dijadikan Pusat Olah raga, atau Pusat Kegiatan Berkuda.

Untuk Diego Garcia, anak SD, juga bisa ke mbak Google, mencari tahu Diego Garcia itu apa, dan milik siapa.

Amerika Serikat tidak pernah memiliki pangkalan militer di Indonesia, karena itu sudah perjanjian antara Presiden AS, dan Presiden Soekarno, serta Sutan Sjahrir.

Jadi Prabowo, sudah jadi pengusaha, jenderal, pura2 lupa, bahwa Indonesia tidak pernah mengizinkan lagi, pangkalan2 Asing berada didalam daerah kekuasaannya.

Bedanya, antara Australia dengan Indonesia, adalah Biar kekurangan anggaran TNI nya, Indonesia tidak meminta bantuan kepada AS, dan anggaran militer Australia yang mulai di kurangi, sehingga Australia kekurangan pasukan, karena banyak penduduknya tidak berminat menjadi prajurit.

Di Indonesia, masih banyak penduduknya ingin mengabdi menjadi tentara, walaupun gajinya hanya 800 ribu rupiah. Oleh sebab itu di Indonesia, banyak Jenderal yang sederhana, hanya jenderal2 yang masa lalu, masa Orde Baru, seperti Prabowo saja, tiba-tiba bisa memiliki Anugrah Kejatuhan Tanah Hutan Gundul Ribuan Hektar.

Pengalaman saya, pernah ditawarkan untuk mengambil alih tanah bekas Bob Hasan. karena utangnya sudah terlalu banyak. Kalau saya sebutkan Lokasi Pencucian. Seperti Kejadian Busang yang Ramai dikatakan ada Emas. Ternyata hanya Hoax.

Menurut saya, mengapa Prabowo dan kawan2nya masuk ke Kiani?

Karena memang dahulu mereka adalah bagian dari Bob Hasan Grup, yang bekerja sama dengan perusahaan Amerika, disebut International Paper Company, base in St. Louise, AS.

Tujuan yang utama adalah Hasil Hutan Pohon Gaharu, kalau pohon2 yang lain hanya uang receh. Pohon Gaharu lah yang memiliki Nilai termahal dari seluruh hasil Hutan di Kalimantan, maupun di seluruh Hutan2 Tropis di dunia.

Rahasia, atau Asimetris Informasi ini Harus saya Beberkan supaya para pembaca Indonesia mengerti mengapa Kiani sudah Bangkrut, yang ada hanya puing2 dan lapangan terbang, serta pabrik yang sudah karatan.

Oleh sebab itu saya, secara pribadi sangat menyangkan pernyataan politik buang angin dari Prabowo dan Gerindra, mengenai Pura2 Benci dengan Amerika Serikat.

Alasan nya jelas, karena Bapaknya sangat mengaggumi Amerika Serikat, anak nya mengaggumi Amerika Serikat, Seluruh dunia dan sebagian besar orang Indonesia merindukan kehidupan di AS.

Sedangkan Prabowo, tidak bisa masuk AS. Bahkan untuk datang meghadiri wisuda anaknya saja DITOLAK VISAnya.

Tidaklah heran Prabowo, sangat marah dengan AS. Karena Om Kesayangannya Akhirnya di jebloskan ke Penjara, dan Kekayaan tujuh turunan hasil korupsi di Orde Baru, diambil pemerintah Indonesia.

Melalui kebijaksanaan SBY lah, Prabowo bisa mendapat banyak fasilitas utang yang tidak masuk akal. Bahkan Hadiah nya Dirut Bank Mandiri tiba2 menjadi Menteri, dan Gubernur BI.

Kini dengan pengalihan pemerintah baru, Bank Mandiri, dan BI akan masuk BIDIKAN KPK. Karena KPK masih dinilai sebagai salah satu Penegak Hukum yang Independen.

Pemerintahan baru Indonesia, akan membuka investigasi tentang kejadian PT Kiani, mengapa Hutang yang bertriliunan bisa diselamatkan. Lebih besar dari kasus Lapindo, dan kasus Bank Century.

Tidaklah Heran Prabowo ngotot menjadi presiden Indonesia, dengan memposisikan diri sebagai visioner Kedaulatan Indonesia. Padahal, beliau selfserve untuk melindungi kepentingan pribadi dan konco2. Sehingga Bisnis yang penuh KOLUSI dan Korup bisa tertutup.

Kebencian terhadap Amerika Serikat adalah personal, dan keinginan beliau menjadi presiden adalah self interet pribadi dan grupnya.

Siapa yang akan berada di pihak yang kalah, akan dicatat dalam sejarah. Apakah murni Prabwo ingin kedaulatan Indonesia?

Menurut saya isu Kedaulatan Indonesia Hanya Pepesan Kosong. Karena Faktanya Indonesia sudah Berdaulat sejak Kemerdekaan Indonesia dikumandangkan. AS adalah salah satu sponsor dari kemerdekaan Indonesia. Perjanjian Rahasia Yang Di Pertuan Agung Sultan Hamengkubuwono ke IX, dan Para utusan keturuan Kesultanan di Indonesia, dan para anggota militer pejuang bangsa Indonesia sudah Tercatat dengan JELAS, sebagai bukti SEJARAH. Silahkan pembaca membaca perjanjian2 yang dibuat dalam buku sejarah, atau Google it.

Jadi, Alasan Mengapa banyak pihak apalagi pihak pemberi utang, dan investor di Indonesia mencoba memberikan saran adalah demi kedaulatan Indonesia. Supaya Indonesia Maju, Tranparan, Tidak KKN, tidak ada Kolusi. Kepastian Hukum yang jelas.

Jangan seperti Prabowo, yang hanya menginginkan dirinya sendiri keluar dari jeratan Hukum, baik Hukum Militer di masa lalu, dan kini Hukum Sipil di masa sekarang ini.

Semoga penduduk Indonesia memilih presiden yang tepat untuk bangsa nya sendiri. Bukan Pemimpin yang hanya memikirkan dirinya sendiri, dengan membonceng para petani, nelayan sebagai KUDA. supaya nantinya Kudanya yang Milyaran memenuhi Hambalang, bukan kekayaan untuk Nelayan dan Petani Indonesia sendiri.

Soal Jokowi, semua sudah tahu…. wong setiap hari kehidupan pribadi, kerjanya terlihat dengan jelas. Generasi Muda seperti Jokowi adalah bukti bahwa biarpun jutaan penduduk, masih ada yang ingin mengabdi dirinya kepada bangsanya.

Menurut saya, Jokowi adalah person yang santun, bisa bernegosiasi, bisa mengerti keadaan yang asli dilapangan. Bahkan Jokowi terlalu terbuka. Tidak seperti Prabowo yang Hidup di sangkar Kandang Kuda Hambalang. Tidak pernah kenal siapa penduduk2 yang hidup miskin disekitar rumah nya sendiri.

Salam Hambalang yang penuh Kemiskinan didalamnya ada Prabowo yang Kaya raya

IRONIS SEKALI

Jack Soetopo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar