11.10.2014

Mbokya ngomong ojo mencla mencle


Dari: <syauqiyahya@gmail.com>

> Soal Kartu Sakti Jokowi, Yusril: Ojo Mencla Mencle
>
> 09 November 2014 15:17 WIB
>
> 
>
> Saksi ahli dari tim Prabowo-Hatta, Yusril Ihza Mahendra memberikan kesaksiannya dalam sidang ketujuh Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (15/8).
>
> REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Pemerintah mengeluarkan pernyataan yang tidak konsisten terkait pendanaan kartu indonesia sehat (KIS), kartu indonesia pintar (KIP), dan kartu keluarga sejahtera (KKS).
>
> Mensesneg, Pratikno, misalkan, sempat menyatakan pendanaannya dari CSR BUMN. Ternyata belum lama ini dia menyatakan dari APBNP.
>
> Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra mengimbau pemerintah untuk tegas dalam bersikap.
>
> " Mbokya ngomong ojo mencla mencle. Kemarin bilang dana CSR BUMN, sekarang dana APBNP. Wong APBNPnya aja blom ada," tulisnya dalam cuitan twitter, Ahad (9/11).
>
> Yusril geram dengan ulah Jokowi yang terkesan menabrak mekanisme yang ada. Dia merasa aneh dengan Jokowi yang sudah merealisasikan tiga kartu itu. Padahal, belum dibahas DPR.
>
> "Dananya sudah disalurkan, APBNPnya kapan disepakati Presiden Jokowi dengan DPR?" tanya Yusril
>
> Sebelumnya, Yusril juga sempat mengkritik keras Jokowi. Dia mengimbau  agar jokowi mengurus Indonesia dengan serius, bukan seperti mengurus warung.
>
> Niatan baik Jokowi jangan sampai mendapat kritikan karena mengabaikan prosedur yang ada. Presiden haruslah berjalan dengan konstitusi agar mekanisme ketatanegaraan berjalan dengan baik
>
> Red: Erdy Nasrul
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> --
> --.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar