8.08.2019

Sejarah masakan ikan jaman kuno

Pada sebuah panil di relief Candi Borobudur tergambar beberapa menu dari
ikan. Pertama, empat ikan belut yang disajikan dalam posisi melingkar.
Kedua, tiga ekor ikan yang cukup besar, disajikan utuh, kepala, tubuh,
hingga ekor. Ketiga, dua tusuk potongan tubuh ikan yang dirangkai dengan
tusuk bambu persegi memanjang.


"Hal ini mengingatkan kita kepada pepatah Jawa 'kutuk marani sunduk'.
Kemungkinan lain adalah semacam sate daging ikan yang dihaluskan dan
dibumbui, kemudian dipanggang, yang kini disebut dengan 'brengkes ikan',"
kata Dwi Cahyono, arkeolog dan pengajar sejarah di Universitas Nasional Malang.


Lalu ada juga dua kepiting atau yuyu dan empat ekor ikan. Kedua jenis
masakan itu, masing-masing nampak hanya bagian atasnya, sepasang sapit dan
kepala ikan. "Boleh jadi itu lantaran makanan ini berkuah, bagian tengah
dan bawahnya terendam kuah," kata dia.

Sent with AquaMail for Android
https://www.mobisystems.com/aqua-mail

Tidak ada komentar:

Posting Komentar