3.16.2015

Polri Dinilai Lupa Diri


From: A.Syauqi Yahya 


Senin, 16/03/2015 13:36 WIB

Kriminalisasi BW, Polri Dinilai Lupa Diri

http://m.detik.com/news/read/2015/03/16/133652/2859807/10/

Nur Khafifah - detikNews

FOKUS BERITA
Krisis KPK vs Oknum Polri
Jakarta - Pengamat politik Ray Rangkuti menyayangkan dugaan upaya kriminalisasi terhadap pimpinan KPK nonaktif Bambang Widjojanto (BW) yang dilakukan Polri. Bagi dia, Polri bagaikan kacang lupa pada kulitnya.

Ia mengatakan snstitusi Polri saat ini dinilai semakin mirip dengan ABRI pada zaman Orde Baru. Polri dianggap melakukan kriminalisasi namun dengan cara yang lebih halus.

Menurut Ray, BW merupakan‎ salah satu aktivis yang gigih memperjuangkan pemisahan polisi dengan militer pada awal reformasi. Namun kini, kata dia, BW justru dikriminalisasi oleh Polri.

"Perpisahan polisi dengan militer itu diperjuangkan, salah satunya oleh Bambang Widjojanto. Bukan polisi yang berjuang," kata Ray dalam diskusi bertajuk ‎ 'Reformasi Kepolisian Satu Keharusan: Antara Kasus Begal dan Kriminalisasi Aktivis' di cafe Dres Kopitiam, Jl Agus Salim, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2015).

‎Ray mengatakan, BW getol memperjuangkan kemandirian Polri. Sebab polisi merupakan aparatur sipil negara, bukan aparatur militer. Karena itu, Ray menyayangkan sikap Polri saat ini.

"Itu yang kita sayangkan, bagaimana seoarang aktivis yang begitu berjasa bagi polisi‎, sekarang dikriminalisasi," ucap Ray.

‎Ia juga menyindir Polri yang telah melupakan jasa para aktivis pada awal reformasi, yang salah satunya adalah BW. "Jadi istilahnya kacang lupa kulitnya atau air madu dibalas air tuba," tutupnya.

(kff/aan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar