10.08.2019

Joker 2019

Film Joker 2019 yang diperankan oleh Joaquin Phoenix memicu pro dan kontra.
Sejak tayang di festival Venice, banyak yang memuji namun banyak juga yang
mengkritik karena dinilai terlalu menampilkan aksi kejahatan massal dengan
berdasar pengalaman masa lalu.
.
Joaquin Phoenix menjadi aktor yang terpilih untuk memerankan Arthur Fleck,
seorang komedian yang gagal dan kemudian menjadi bos kejahatan terkenal dan
pembunuh berantai kota Gotham.
.
Dari sisi omzet, beberapa analis memperkirakan di akhir pekan ini film
Joker setidaknya bisa tembus US$ 50 juta atau Rp 706 miliar. Ada juga yang
memprediksi bisa dua kali lipat. Film produksi Warner Bros itu memiliki
peringkat 72% pada Rotten Tomatoes.
.
Namun, film yang resmi dirilis di bioskop pada 4 Okotber 2019 ini menuai
respon dari penontonnya. Banyak diantara mereka yang merasa khawatir usai
menyaksikan film tersebut.
.
Baru-baru ini lini massa media sosial diramaikan dengan sejumlah tanggapan
netizen yang sudah menyaksikan film tersebut.
Tak sedikit dari netizen yang memilih kabur dari bioskop mengingat
penampilan filmnya yang membawa pesan kekerasan dari karakter bernama
Arthur Fleck itu.
.
"Baru saja keluar dari pemutaran film Joker. Terlalu mengerikan untuk
berada di sana dengan semua yang terjadi saat film ini mengagungkan
kekerasan senjata dan masalah kesehatan mental," kata seorang netizen di
Twitter.
.
"Aku memilih keluar dari teater, film ini mengancam mental. Boikot film
ini," kata akun Twitter shonte.
"Aku tak pernah keluar dari teater sebelum film usai, tapi dengan 'Joker'
aku nyaris melakukannya," sambung akun Twitter katie.
.
Artikel : Makassarterkini.id

Sent with AquaMail for Android
https://www.mobisystems.com/aqua-mail

Tidak ada komentar:

Posting Komentar