8.30.2014

gimana ?


From: A.Syauqi Yahya 


Jumat, 29/08/2014 14:06 WIB

Megawati Jelaskan Perubahan Sikap PDIP Mendukung Kenaikan Harga BBM

Septiana Ledysia - detikNews

Jakarta - PDIP pernah menolak kenaikan harga BBM yang diajukan pemerintah Presiden SBY. Namun kini PDIP berubah sikap dengan mendesak kenaikan harga BBM. Megawati memberi penjelasan atas perubahan sikap PDIP.

Megawati menjelaskan, PDIP pernah menolak kenaikan harga BBM karena saat itu menilai masih mungkin dilakukan penundaan. Dia menegaskan PDIP pernah menolak kenaikan BBM dengan hitung-hitungan yang masuk akal, tak asal tolak karena kepentingan politis.

"Di mana yang pada waktu itu, kenyataannya bisa ditahan dalam subsidi. Ya kami katakan, ini loh reason-nya. Bukan berarti ketika kami asal menolak. Kami berkalkulasi secara nyata, jangan kira kami tidak konsekuen," kata Megawati kepada wartawan di acara pembubaran Tim Pemenangan Jokowi-JK di posko relawan di Jl Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2014).

Untuk saat ini, menurut Mega, kondisi keuangan negara mengharuskan pemerintah mencabut subsidi BBM. Jika tidak, masih menurut Megawati, keuangan negara akan terus memburuk.

"Kalau kita tidak nyatakan naikan BBM, kalau masih bisa dihitung tidak dinaikkan tapi realitinya pembelanjaan APBN mengalami defisit, nah terus mencari pemasukannya gimana?" ujarnya.

Mega menjelaskan langkah PDIP selama 10 tahun terakhir selalu berpihak kepada rakyat. Dia menepis anggapan PDIP hanya memainkan manuver politik saat menolak kenaikan harga BBM.

"Kami itu bukan oposisi, makanya mesti tahu konstitusi. Kami itu berada di luar kabinet. Di tingkat provinsi, kabupaten, kota, kami ada," ujarnya.

--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar