7.10.2014

Merusak Citra


From: <syauqiyahya@gmail.com>



Kamis, 27/06/2013 14:58 WIB

Pengamat LIPI: Komentar Fahri Hamzah Bisa Perburuk Citra PKS

Endro Cahyo - detikNews

Jakarta - Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Harris bicara soal sosok juru bicara partai di publik. Salah satu yang dia kritisi sosok politisi PKS Fahri Hamzah. Syamsuddin menilai, apa yang dilakukan Fahri bisa memperburuk citra PKS.

"Mestinya dihentikan komentar model Fahri oleh yang lebih atas karena bisa memperburuk citra PKS," kata Syamsuddin di LIPI di Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (27/6/2013).

Menurut Syamsuddin, seorang politisi membela partai atau koleganya harus tahu diri dan posisi. Jangan berkomentar tanpa data yang justru akan memojokkan partainya.

"Politisi yang membela partai tanpa didukung fakta justru bisa menjadi bumerang kontra produktif bagi popularitas partainya," terangnya.

Salah satu yang patut dicatat, lanjut Syamsuddin, komentar Fahri soal BBM yang keras. Di sisi lain ada rekan partainya yang duduk di pemerintahan.

"Sifat seperti itu menunjukkan sifat oportunistik, menolak kebijakan BBM dan tapi di lain pihak menikmatinya," tutupnya.

7.05.2014

Mestakung




From: Adji Prihananto

Mestakung

Monggo nak arep nonton ngajak anak putu...
 

 
---------- Forwarded message ----------
From:  Agus < agushendratno@yahoo.com >
Date: 2011/10/25
Subject: [Geologi UGM] Mestakung
To:  geologiugm@googlegroups.com

Mestakung, alias Semesta Mendukung sgr beredar di bioskop di beberapa kota besar di Indonesia. Film yg diangkat dari Novel Semesta Mendukung karya Ayu ini mengangkat perjuangan anak Meduro yg sekolah SMP utk menjadi pinter bidang fisika dlm Olimpiade Sain Nasional. Novel yg terinspirasi dari gagasan Prof. Yohannes Surya ketika mengangkat Indonesia ke kancah internasional melalui Olimpiade Fisika, sampai kemudian Indonesia mendptkan medali emas dlm Olimpiade Fisika Internasional. Inspirasi tsb, kemudian dlm berbagai edukasinya pak Yo ini kemudian menulis buku berjudul Mestakung, lihat di web.nya ( www.yohanessurya.com ), sbg keajaiban fenomena alam fisika di sekitar kita mampu membangkitkan motivasi hidup dlm arti luas. Dlm bahasa sy, ini adalah sunnatullah yg dibungkus dg hukum fisika, dan mampu menginspirasi kehidupan yg lebih baik dan mbarokahi.

Jadi Mestakung ini sdh dlm bentuk buku ilmiah popular, lalu ada novelnya yg inspiratif, dan film yg mengedukasi publik. Dlm film tsb, Prof. Yohanes juga terlibat, bersama dalang Sujiwo Tejo, artis cantik Revalina S Temat, juga KH D.Zawawi Imron, serta cucunya yg menjadi tokoh utama dlm film ini, yaitu Sayef MB. Yg sy kenal, Sayef MB ini sehari hari adalah pendiam, pelajar SMP di Batang batang, utara Sumenep, agak pintar fisika. Kebetulan sy melihat karakter sayef MB, krn seringnya sy main bersama dg Kyai D.Zawawi Imron, antara Jogja - Sumenep, seperti Jogja - Kudus sj.
Sayef MB ini semula gak masuk hitungan sbg kandidat bintang cilik oleh Produser film dari Mizan Production, salah satu grup Penerbitan Buku buku Islam dari Bdg. Tapi begitu mas Lukman Sardi, yg juga "Sang Pencerah" ini main ke Sumenep utk kuliner dan dolan ke rumah Kyai Zawawi..., ee malah jatuh cinta dg Sayef..krn melihat kesederhanaan dan periang. Ketika sayef mb ditanyain mas Lukman Sardi / LS : sayef, kamu mau main film?
Sayef : mau...!
Lalu LS : untuk apa kamu main film?
Sayef : untuk membahagiakan ibu..., ibu..., ibu..., hiks..
Lalu LS pun memeluk erat sayef, dg meneteskan air mata terharu.

Kyai Zawawi pun larut terharu melihat dialog kecil itu. Nampak bahwa "kasih sayang ibu" itu sangat dahsyat dan luar biasa dan haqqul yakin membekas pd anak. 15 Abad yg lalu, Rosul pun mengilustrasikan hal tsb. Demikian juga  perjuangan Bunda Theresia di India...yg menghabiskan energinya utk kasih sayang pd orang miskin dan terpinggirkan, sbg cerminan berserah diri scr total pd Sang Pencipta. Hal yg hampir mirip, bagaimana seorang Rabithah Adawiyah yg menghabiskan waktunya dg berkhalwat utk merindukan wajah Allah SWT yg siang malam, selalu dirindukan oleh Rabithah. "Kasih sayang ibu" yg luar biasa ini juga ditunjukkan oleh Siti Hajar (istri ke.2 Nabj Ibrahim yg berasal dari budak kecil raja mesir, yg berkulit hitam, ...jelas tidak secantik Siti Sarah yg putih rupawan, keturunan priyayi sugih saat itu), untuk mempertahankan bayi Ismail spy ttp hidup tanpa ASI dari Siti Hajar, shg harus berjuang sendiri di tanah tandus, kering kerontang, puanase pol. Siti
 Hajar harus lari trekking dari Bukit Sofa ke Bukit Marwa pp..hanya utk cari air pengganti ASI, dikala Nabi Ibrahim kembali ke Syam kangen buanget dg istri pertamanya, Siti Sarah, yg cuantiknya tiada banding, tapi pencemburu yg luar biasa, no.1 di muka bumi. Dan wanita yg "luar biasa" itu nampak tumbuh pd Siti Hajar.... Sunatullah atau dg kata lain, "Semesta Mendukung" dlm bhs Prof.Yohanes..., pd semua perjalanan semesta maupun perjalanan anak manusia, pasti ada pesan pesan Tuhan yg disembunyikan..., termasuk kekuatan Siti Hajar yg berasal dari budak berkulit hitam, dan ketulusan kasih ibu pd Sayef MB utk main film. Hal ini yg kemudian menjadi "ruh" dlm film Semesta Mendukung.., perjalanan arif yg dari pelosok Meduro sp ke Singapura. Film ini juga mengangkat kekayaan budaya dan kearifan lokal dari Sumenep atau Meduro pd umumnya ke ranah publik....

Menurut ku, seorang Zawawi yg tumbuh di dataran kapur atau dataran karst di batang batang, sumenep yg kering, puanase pol pollan, ternyata mampu menginspirasi lahirnya syair "bulan tertusuk ilalang", yg kemudian difilmkan oleh Garin Nugroho menjadi luar biasa juga....

Massa Allah, Subhanallah, sepulang dari kumpulan budaya dan menelusuri perjuangan Cilik Riwut membangun Palangkaraya dg etnis dayak menuju Kota Palangkaraya, sambil crita di milist ini di hotel, ada SMS masuk dari Kyai Zawawi Imron, spy saya diminta turut mendampingi beliau dan turut memberikan spirit dlm Focus Group Diskusi dihadapan para instruktur dan dosen-dosen taruna Akpol di Hotel Santika Yogya, 26 oktober 2011 di malam hari. Kebetulan besuk pagi kembali ke kampus yogya.
Astagfirullah..100x, ini akan jadi pengalaman ke.2 mendampingi kyai zawawi imron atas mandat kapolri dan gubernur akpol, utk memberikan bekal bekal spirit Sunatullah atau Mestakung ala geologi pada instruktur taruna akpol...

Mohon maaf jika kurang berkenang, mencoba sedikit keluar dari kotak pergaulan akademik kegeologian..., hanya utk berbagai sj..., piss...

Selamat menonton dan berburu Mestakung sbg rahmatan lil alaamin....

Gus.hend.89


ergeje



OJO PADA REGEJEGAN
Kebangetan temenanan wong2 kuwi,
wis ngerti puasa kudu ngerem sak kabehANe (mengendalikan diri) koq ya isih ana
sing BEKENGAN tukar padu rebut bener - rebut pinter - rebut apik.
Lha mung urusan mbela konco wae kok do direwangi pasulayan, rugi...
Wis ta ngandela aku.....rasah do ribut.....!
Mas BOWO utowo Mas JOKO (arep di wolak walik disik endi sak karepmu) kuwi
dudu malaekat, dudu supermen, dudu Bandung Bandowoso, dudu "jalma limpat
seprapat tamat" sing isoh gawe samubarang mung sewengi.
Opo maneh mbangun lan ngapik-apik negara Indonesia sak jroning 5 tahun sing
okeh wong rewel, wong angel lan tukang ngeyel.......
Wis ta...do liren-a.....ojo pada regejegan kang tundhone malah gawe crah lan
bubrah......
Sing penting sesuk Rebo Wage tanggal 9 Juli 2014 wiwit jam 07.00 nganti jam
13.00 tindak tobong nggunake hak pilih-e dewe-dewe kanti ati tentrem

7.04.2014

Industri Pengeringan Cabai


From: A.Syauqi Yahya


Kamis, 03/07/2014 19:17 WIB

CT Dukung Industri Pengeringan Cabai Bebas Pajak Pertambahan Nilai

Wiji Nurhayat - detikFinance

Jakarta - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Chairul Tanjung atau CT setuju dengan rencana membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10% untuk industri kecil pengeringan cabai di dalam negeri.

Hal ini diungkapkan CT saat ditemui di kantornya, Kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (3/07/2014).

"Kalau cabai dikeringkan itu harus kena PPN padahal itu kan dikeringkan di tingkat petani jadi tidak usah dan tidak boleh dikenakan PPN itu. Saya dukung untuk penghapusan," kata CT.

CT menambahkan langkah ini diambil salah satunya agar harga cabai di dalam negeri tidak mengalami fluktuasi yang cukup tajam. Ketika harga cabai tinggi, maka pemerintah juga kesulitan mengambil tindakan.

"Seharusnya petani kita dibuatin industri pengeringan supaya mereka bisa mengolah cabai itu. Karena cabai itu umurnya pendek dan dari mulai dipetik sampai busuk itu cepat sekali. Oleh karena itu mereka (petani) harus bisa memproduksi untuk cabai setelah cabai jadi kalau memang pasar tidak bagus dikeringkan ada prosesnya. Jangan sampai kalau tidak ada barang cabai harganya sampai luar biasa. Pusing juga kalau begitu," tuturnya.

Ia menegaskan aturan pembebasan PPN hanya berlaku pada industri pengeringan cabai. Sedangkan industri cabai skala besar yang bernilai tambah seperti cabai bubuk dan cabai pasta (saos) tetap akan dikanakan PPN.

"Kalau sudah jadi cabai botol memang harus dikenakan PPN karena sudah masuk manufaktur. Masa untuk petani dikenakan PPN ya nggak lah. Tetapi hanya untuk batas pengeringan saja. Tetapi bila sudah sampai industri dibuat untuk cabai giling, cabai bubuk, cabai botol dan sachet itu harus kena PPN karena sudah masuk industri," katanya.

--

Awas Daging Celeng


From: <syauqiyahya@gmail.com>

Jumat, 04/07/2014 07:29 WIB

Awas Daging Celeng dari Sumatera Masuk Pasar di Jakarta!

Nala Edwin - detikNews

Jakarta - Warga yang membeli daging diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan dan ketelitian. Akhir-akhir ini ada peningkatan pengiriman daging celeng dari Sumatera untuk ke Jakarta. Awalnya daging ini digunakan untuk pakan hewan, tetapi kemudian ada ulah oknum tak bertanggung jawab yang memasukkan daging ini ke pasar umum.

"Pemerintah harus menjamin bahwa daging celeng tidak masuk pasar tradisional. Mana bulan puasa, benar-benar menyakiti hati ummat Islam kalau hal ini benar. Jangan biarkan isu ini terus menggelinding yang membuat masyarakat semakin resah", katanya anggota DPR Komisi IV Nabiel Al Musawa dalam keterangannya, Jumat (4/7/2014).

Nabiel menguraikan laporan yang dia terima Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian mencurigai arus pengiriman daging celeng dari Sumatera ke Jawa. Pengiriman tersebut sebenarnya sudah berlangsung sejak lama untuk keperluan pakan hewan di Kebun Binatang Ragunan dan kebun binatang lainnya di Jawa.
Namun kali ini terjadi peningkatan volume pengiriman yang sangat tidak masuk akal. Kemudian Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan DKI Jakarta dilibatkan untuk investigasi lapangan. Hasilnya terungkap, peningkatan pengiriman bukan digunakan untuk pakan hewan tetapi masuk ke pasar umum.

Nabiel meminta agar pemerintah melakukan pengecekan langsung ke pasar-pasar dan melakukan investigasi. Harus dicari siapa orang yang tega memasukkan daging celeng ke pasar tradisional itu.

"Memang tidak menemukan rembesan daging celeng itu di pasar-pasar umum. Tapi pemerintah harus memberikan jaminan, ingat urusan makanan yang tak halal ini sudah kita masukkan dalam revisi UU Pangan. Para pelaku yang mengedarkannya bisa dituntut dengan hukuman berat," tutupnya.

Baca Juga:

Sutirman Campur Bakso Jualannya dengan Daging Celeng karena Harga Daging Sapi Mahal

Banyak Warga Tak Tahu Bakso yang Dijual Sutirman Pakai Daging Celeng

Polisi Buru Pemasok Bakso Celeng di Pasar Cengkareng

Diskriminasi, Muslim di Xinjiang Dilarang Berpuasa


From: A.Syauqi Yahya 


KAMIS, 03 JULI 2014 | 09:14 WIB

Diskriminasi, Muslim di Xinjiang Dilarang Berpuasa 
TEMPO.CO, Xinjiang - Mahasiswa dan pekerja sipil muslim di Xinjiang, Cina, dilarang melakukan ibadah puasa selama Ramadan tahun ini. Larangan ini diberlakukan menyusul aksi kerusuhan yang diduga dipicu kelompok separatis muslim Uighur di wilayah tersebut.

Dikutip dari ABC News, Rabu, 2 Juli 2014, larangan ini terpasang di situs sekolah, instansi pemerintah, dan organisasi partai lokal di wilayah Xinjiang. Larangan ini juga ditujukan untuk melindungi kesejahteraan siswa dan mencegah penggunaan sekolah dan kantor pemerintah untuk mempromosikan agama Islam.

"Tidak boleh ada guru yang berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan dan menanamkan pemikiran tentang agama pada siswa atau memaksa siswa ke dalam kegiatan keagamaan," kata sebuah pernyataan di situs Sekolah Country di Xinjiang.

Para pejabat mengkhawatirkan kekerasan terus meningkat di Kota Xinjiang. Partai yang berkuasa menyalahkan muslim Uighur sebagai penyebabnya. Di lain pihak, anggota etnis Uighur memprotes larangan tersebut dan menilai ada diskriminasi dan pembatasan agama. (Baca: Tahanan Muslim di India Tak Terima Makanan Sahur)

Selasa lalu pihak berwenang di beberapa komunitas di Xinjiang mengadakan perayaan ulang tahun berdirinya Partai Komunis. Mereka sengaja menyajikan makanan untuk menguji umat Islam yang berpuasa.

"Hal ini justru akan menyebabkan lebih banyak konflik jika pemerintah menggunakan langkah-langkah konserfatif seperti ini dan menantang keyakinan Uighur," kata juru bicara Jerman untuk kelompok hak asasi Kongres Uighur Dunia, Dilxat Raxit.

Sebuah portal berita yang dijalanlan pemerintah Yili, bagian utara Xinjiang, mengatakan puasa merugikan kesehatan fisik siswa muda. Mereka malah mengajak agar siswa makan teratur seperti yang seharusnya.

Biro Kehutanan Xinjiang Zhaosu mengadakan sebuah acara sehari sebelum puasa. Sejumlah kader partai menandatangani janji "penolakan puasa" di kota tersebut.

RINDU P. HESTYA | ABC NEWS | BBC NEWS

--
Addinu huwa al-aqlu,laa diina liman laa aqla lahu - Agama adalah akal, tidak ada agama bagi orang yang yang tidak berakal

7.03.2014

Berhalo-halo Bandung untuk Ekspansi ke Aljazair


From: Boediono 



Berhalo-halo Bandung untuk Ekspansi ke Aljazair


Senin, 30 Juni 2014

Manufacturing Hope 134


Akhirnya dua perusahaan BUMN berhasil masuk ke Aljazair. Sebuah negeri yang begitu bangga pada Indonesia. Juga pada Bung Karno. Dan tentu kini juga bangga pada sepak bolanya. Negeri asal usul Zinedine Zidane ini untuk pertama kalinya berhasil masuk babak 16 besar Piala Dunia. Dua BUMN itu adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika dan PT Pertamina (Persero).

Aljazair lebih muda daripada Indonesia. Negeri di Afrika Utara ini merdeka dari Prancis tahun 1956. Indonesia dianggap berjasa karena kemerdekaan itu terjadi hanya setahun setelah tokoh-tokoh perang kemerdekaannya menghadiri KTT Asia-Afrika yang diselenggarakan Bung Karno di Bandung.

Utusan Aljazair ketika itu adalah Hocine Ait Ahmed dan M'hammed Yazid. Ada satu tokoh lagi bernama Chedli Mekki yang ngotot ingin hadir. Setelah terjadi tarik-menarik kecil, akhirnya disepakati tiga-tiganya jadi utusan resmi dengan Ketua Delegasi Hocine Ait Ahmed. Prancis marah. Bung Karno diprotes keras karena memosisikan Aljazair sebagai negara merdeka.

Di Bandung pada 1955 itulah gerakan menuntut kemerdekaan dimantapkan. Tiba kembali di Aljazair, mereka menetapkan kota di Pegunungan Batna sebagai pusat revolusi pembebasan. Kota Batna kira-kira 500 km di timur Aljir, ibu kota Aljazair. Itulah sebabnya, Batna ditetapkan sebagai kota perjuangan.
Wika kini membangun highway menuju arah timur negeri itu.

Dengan highway baru ini, jarak dari ibu kota ke Konstantin, kota terbesar kedua di Aljazair, bisa ditempuh dalam tiga jam. Padahal, jaraknya seperti Jakarta"Semarang.
Baru di jalan inilah saya merasakan naik mobil dengan kecepatan 180 km per jam. Kemulusan, kelapangan, dan kelonggaran lalu lintasnya memang memungkinkan kendaraan dipacu maksimal. Jalan dua arah ini masing-masing tiga lajur. Mirip jalan dari Makkah ke Madinah. Tidak perlu bayar tol.

Memang tidak semua dibangun Wika. Tapi, justru itu kita bisa membandingkan kualitasnya. Sebagian ruas dibangun kontraktor Tiongkok dan sebagian lagi kontraktor lokal. Tapi, pejabat yang kompeten di Aljazair mengatakan kepada saya: yang dibangun Wika-lah yang terbaik.

Penilaian yang membanggakan itu saya umumkan saat saya bertemu seluruh pekerja Wika di base camp mereka, di tengah-tengah padang perbukitan yang luas antara Aljir dan Konstantin. Mereka yang umumnya dari Jember, Wonosobo, Cilacap, Bandung, dan Cirebon bertepuk tangan. Jumlah pekerja dari Indonesia sampai 1.200 orang.

Dengan reputasi yang begitu bagus, Wika akan terus dapat proyek di sana. Dan kian panjang pula daftar pengalaman Wika di negara-negara Arab. Stasiun monorel di tengah Kota Dubai itu Wika yang membangun.
Bahkan, Wika pernah membangun mal di Tripoli, ibu kota Libya. Namun, ketika mal itu hampir tuntas, meletuslah revolusi rakyat untuk menjatuhkan Presiden Muammar Qaddafi. "Kami sudah diminta kembali menyelesaikan mal itu, tapi kami tunggu dulu kapan Indonesia membuka kembali kedutaan di Tripoli," ujar Bintang Perbowo, Dirut Wijaya Karya.

Hari itu, meski hanya satu malam di Aljazair, saya memilih bermalam di Kota Konstantin. Pukul 21.00 kami baru tiba di kota itu. Langsung makan kambing arab dan nonton pertandingan sepak bola di TV sampai pukul satu dini hari. Maklum, sepak bola Aljazair lagi naik daun. Habis subuh kami menyusuri jalan yang sama kembali ke Aljir.

Meski memakan waktu tiga jam, perjalanan ini tidak melelahkan. Di samping karena jalannya sangat mulus, Dubes kita di Aljazair Ahmad Niam Salim yang mendampingi saya ahli bercerita. Mulai kondisi di Aljazair, praktik-praktik keagamaan mazhab Maliki yang dianut di Aljazair, sampai ke humor-humornya yang segar. Khas ulama muda NU yang cerdas. Dia memang diplomat nonkarir. Dia pengurus DPP PKB.

Saya, yang seperti umumnya orang Indonesia termasuk bermazhab Syafii, bisa banyak bertanya mengenai penganut Maliki. Sebagai orang yang juga pernah hidup di tengah-tengah muslim bermazhab Hambali di Tiongkok dan Asia Tengah, pengetahuan saya tentang mazhab Maliki menjadi lebih hidup. Tentu saya berterima kasih kepada Pak Niam Salim. Pak Dubes ini berperan besar dalam membantu BUMN masuk ke Aljazair.

Di Aljazair inilah untuk pertama kalinya Indonesia tercatat memiliki ladang minyak di luar negeri. Sudah lama Pertamina berusaha masuk ke Vietnam, Malaysia, Iraq, dan Venezuela. Namun, sulitnya bukan main. Baru di Aljazair inilah menjadi kenyataan yang benar-benar nyata. Maka, kalau selama ini kita kebanjiran perusahaan minyak asing, kini kita mulai menjadi perusahaan minyak asing di negeri orang.
Saya bersyukur Pertamina berhasil masuk Aljazair. Lebih bersyukur daripada, misalnya, waktu itu berhasil masuk Venezuela. Rasanya kita akan lebih mantap berusaha di Aljazair ini, antara lain, karena adanya hubungan sejarah yang lebih dalam dengan Indonesia. Orang-orang Aljazair merasa bersaudara dengan Indonesia.

Dari Konstantin saya langsung ke kantor Pertamina. Semula saya tidak ingin memberitahukan kedatangan saya ini. Namun, karena Sabtu itu hari libur, saya khawatir kantornya tutup. Maka, begitu mendarat di Aljir dari Kasablanka, Maroko, saya memberi tahu mereka.
Ternyata, meski Sabtu, kantor Pertamina di Aljir ramai sekali.

Kebetulan Dirut PT Pertamina Aljazair, anak perusahaan Pertamina yang dibentuk khusus untuk usaha di sana, Djoko Imanharjo lagi berkunjung ke Aljir. Vice President yang juga Country Manager Eko Rukmono dan semua manajer lapangan juga lagi kumpul. Rupanya mereka mau rapat. Mengingat besarnya simpati pemerintah Aljazair kepada Indonesia, tak ada salahnya Pertamina menjadikan Aljazair basis pengembangan untuk kawasan Arab dan sekitarnya.

Dari kunjungan ini saya menangkap suasana kebatinan yang mantap untuk memperkukuh pijakan kita di Aljazair. Wika sudah hampir merampungkan proyek pertamanya. Ini nyata. Pertamina sudah benar-benar mulai mengoperasikan ladang minyaknya. Ini juga nyata. Bahkan, Pertamina sudah tiga kali mengapalkan hasil minyak mentahnya dari Aljazair dengan total hampir 1 juta barel.

Semangat Bandung rasanya bisa terwujud nyata di sini. Baik partner Wika maupun partner Pertamina sangat emosional. Setiap kali berkunjung ke Indonesia, mereka selalu minta diantar ke Bandung. Mereka ingin tahu gedung KTT Asia-Afrika.

"Sampai-sampai saya malu. Saya sendiri belum pernah masuk gedung itu," ujar seorang manajer Pertamina. "Ketika mengantar mereka, saya terperangah. Mereka sampai sujud di dalam gedung itu. Mereka berdoa seperti tidak habis-habisnya bersyukur. Mereka tahu di kursi mana pemimpin mereka duduk dan posisinya di sebelah siapa dari negara mana."

Saat terbang meninggalkan Aljazair, saya tercenung. Kita harus lebih serius. Pembangunan di Aljazair begitu banyak. Setiap kota lagi membangun kota baru. Aljir sendiri sedang membangun water front city yang baru. Ini akan jadi bagian kota yang paling indah.

Di situ juga lagi dibangun masjid yang akan menjadi yang terbesar dan terindah di Aljazair. Dan yang membangun adalah: kontraktor dari Tiongkok. Selamat berjuang, Pak Bintang!

Pertamina juga sudah kian tahu begitu banyak ladang minyak baru di Aljazair. Selamat berjuang, Bu Karen! Anda berdua bisa berhalo-halo Bandung di sana! (*)


Dahlan Iskan
Menteri  BUMN

http://dahlaniskan.wordpress.com/2014/06/30/berhalo-halo-bandung-untuk-ekspansi-ke-aljazair/