2.03.2014

Buka Kendang


Dari: "A.Syauqi Yahya"

> 'Rudi dan Jero Wacik Sepakat Minta Duit ke Pertamina'
>
> 29 Januari 2014 12:02 WIB
>
> Dirut Pertamina Karen Agustiawan memenuhi panggilan pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/11).
>
> REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Mantan kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) Rudi Rubiandini terungkap pernah meminta uang kepada Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan.
>
> Permintaan itu disebutkan setelah adanya kesepakatan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik tentang uang yang akan diberikan kepada Badan Anggaran DPRRI terkait dengan pengesahan APBNP 2013.
>
> Lewat berita acara pemeriksaan (BAP) Komisi Pemberantasan Korupsi per 7 November 2013 yang didapatkan RoL, Karen mengungkapkan jika Rudi pernah meneleponnya pada 12 Juni 2013 untuk meminta uang senilai 150 ribu dolar AS.
>
> "Rudi menyampaikan kepada saya terkait dengan pengesahan APBNP 2013 Kementerian ESDM di Banggar,"ujar Karen yang memiliki identitas lengkap Galaila Karen Kardinah tersebut.
>
> Dalam keterangannya, Karen mengungkap jika Rudi sudah sepakat dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik tentang permintaan uang tersebut yang akan diberikan kepada Banggar DPR RI.
>
> Karen yang mengutip keterangan Rudi,  menjelaskan bahwa kesepakatan antar Jero dan Rudi soal pemberian uang adalah untuk pembukaan atau 'buka kendang' dari SKK Migas senilai 150 ribu dolar AS, sedangkan penutupan atau 'buka kendang' untuk Pertamina 150 ribu dolar AS.
>
> Menurutnya, permintaan tersebut tidak datang hanya sekali. "Seingat saya, selain permintaan uang kepada saya melalui telepon di atas, Rudi Rubiandini pernah meminta uang lagi kepada saya, namun saya lupa dan untuk apa,"jelasnya.
>
> Red: A.Syalaby Ichsan
>
> --

Gula Lebih Berbahaya daripada Rokok?


Dari: "hernowo mengikatmakna"

> Gula Lebih Berbahaya daripada Rokok?
>
> Oleh Hernowo
>
>  
>
>  
>
> Masih ingatkah Anda dengan Prof. Dr. Hiromi Shinya? Profesor Hiromi adalah seorang dokter yang membuat bukuThe Miracle of Enzyme (Qanita, 2007). Edisi terjemahan Indonesia buku Profesor Hiromi tersebut sangat laris. Pada Mei 2009, Dahlan Iskan—kini Menteri BUMN yang popular dengan “Manufacturing Hope”-nya—menulis artikel di dunia maya dengan judul “Susu Sapi Bukan untuk Manusia”. Artikel Dahlan Iskan tersebut mendapat inspirasi dari buku Profesor Hiromi.
>
>  
>
>  
>
> Di paragraf awal, Dahlan Iskan menulis, “Tidak ada makhluk di dunia ini yang ketika sudah dewasa masih minum susu—-kecuali manusia. Lihatlah sapi, kambing, kerbau, atau apa pun: begitu sudah tidak anak-anak lagi tidak akan minum susu. Mengapa manusia seperti menyalahi perilaku yang alami seperti itu? ‘Itu gara-gara pabrik susu yang terus mengiklankan produknya,’ ujar Prof. Dr. Hiromi Shinya, penulis buku yang sangat laris The Miracle of Enzyme (Keajaiban Enzim) yang sudah terbit dalam bahasa Indonesia dengan judul yang sama.”
>
>  
>
>  
>
> Apakah artikel Dahlan Iskan membuat buku Profesor Hiromi sangat laris? Saya tidak tahu. Yang jelas sebelum Dahlan Iskan menulis artikelnya, buku Profesor Hiromi sudah laris. Kini, setelah Profesor Hiromi, muncul lagi satu lagi dokter asal Jepang yang menulis buku. Dokter itu bernama Yoshinori Nagumo dan bukunya berjudul ‘Kufuku’ Ga Hito O Kenko Ni Suru (Sunmark, 2012). Oleh Penerbit Qanita, buku Yoshinori tersebut diterjemahkan menjadi Makan Sekali Sehari Membuat 20 Tahun Lebih Muda (Januari 2014). Ada beberapa hal menarik yang disampaikan oleh Yoshinori. Salah satunya adalah gula ternyata lebih berbahaya daripada rokok.
>
>  
>
>  
>
> “Tahukah Anda bahwa gula membuat tubuh kita cepat tua?” tulis Yoshinori di halaman 87. “Anda mungkin telah mengetahui dampak negatif rokok bagi kesehatan. Tetapi, tahukah Anda bahwa dampak negatif gula lebih buruk lagi? Mengonsumsi makanan atau minuman manis dapat membuat gula darah kita membubung tinggi hingga melebihi 140 miligram/desiliter. Dampak negatif gula sebanyak itu setara dengan dampak yang harus ditanggung tubuh apabila seseorang mengisap empat batang rokok.
>
>  
>
> “Sel-sel yang terdapat di pembuluh darah akan rusak akibat sifat racun gula. Racun itulah yang mengakibatkan penyempitan pembuluh darah, stroke, dan penyakit jantung koroner; serta dapat menambah timbunan lemak di organ dalam tubuh. Selain itu, gula juga dapat meningkatkan kadar kolesterol di dalam darah. Karena kolesterol berhubungan dengan hormon seksual, pengaruhnya akan langsung terasa.
>
>  
>
> “Peningkatan kadar kolesterol dapat meningkatkan risiko timbulnya kanker rahim dan kanker payudara pada wanita yang telah memasuki masa menopause. Jadi, saya benar-benar berpesan agar Anda lebih mampu menahan diri dari makanan dan minuman manis. Berhentilah sekarang.”
>
>  
>
> Yoshinori—lahir dari generasi keempat keluarga dokter—adalah Direktur Umum Klinik Nagumo dan dosen di beberapa universitas. Ayahnya, Nagumo Yoshiro, adalah seorang pakar ilmu kecantikan di Jepang. Setelah lulus dari Jikei Medical University, Yoshiro menekuni pengobatan kanker. Pada 2013, dia dinobatkan menjadi Ketua Kehormatan Perkumpulan Antiaging Internasional. Selain menulis buku Makan Sekali Sehari Membuat 20 Tahun Lebih Muda, Yoshinori juga menulis buku Tampak 30-an Meski Telah Lebih dari 50 Tahun.[]
>
>
> --

sudah banyak yang celaka karena jalan rusak


Dari: "suhardono"

>
>
> Senin, 03/02/2014 16:40 WIB
> Sebelum Lindas Pemotor di Daan Mogot Sopir Truk Fuso Sempat Mengerem
> Septiana Ledysia - detikNews
> lokasi kejadian
> Jakarta - Yori Purnama (31) meninggal dunia ketika dirinya jatuh lalu terlindas truk fuso saat melintasi lubang di Jalan Daan Mogot depan halte TransJ Taman Kota Jakbar. Berikut kesaksian sopir truk fuso.
>
> "Dia nerobos lobang lalu oleng dan saya sempat rem tapi korban terkena ban depan jadi kelindes," ujar Sopir Truk Fuso, Aliasa di kantor Laka Polres Jakarta Barat, Senin (3/2/2014).
>
> Aliasa mengaku, dirinya dari arah Kapuk Peternakan ingin menuju Karang Tengah, Ciledug untuk mengantar kaca yang dibawanya. "Saya mau balik ke gudang, dia (korban) dari fly over Pesing menuju Kalideres," imbuh Aliasa.
>
> Kanit Laka Lantas, AKP Rahmad Dahlizar mengakatakan kejadian terjadi 12.45 WIB. Dan saat itu, korban meninggal yang bernama Yori langsung dibawa ke RSCM untuk di otopsi.
>
> "Korban dibawa ke RSCM. Dan saat ini kasus masih ditangani laka lantas Jakarta Barat," tutup Dahlizar.
>
> --
> --

Prabowo Subinato Feodal dan Otoriter?


Dari: "Daniel H.T."

>  
>
> http://sosbud.kompasiana.com/2014/02/03/prabowo-subianto-feodal-dan-otoriter-630831.html
>
> Ahok dan keluarganya sowan ke rumah Prabowo Subianto dalam rangka merayakan Imlek 2565 (Tempo.co)
> Impian Ahok untuk bisa makan bareng dengan Prabowo Subianto di pas hari raya Imlek  2565 (31/01/14) tidak kesampaian. Padahal harapan itulah yang diasampaikan sehari sebelum Imlek. Kepada wartawan yang menyertainya dalam peninjauannya ke Waduk Pluit, Ahok bilang,   “Saya mau makan siang besok (31/01/14)  sama Pak Prabowo. Itu mimpi saya, he-he-he”  (Kompas.com).
> Kamis (31/01), di Hari Raya Imlek itu, tidak ada kunjungan Prabowo ke rumah Ahok untuk sekadar silahturahim menyampaikan ucapan Imlek itu. Padahal hari itu adalah hari libur nasional. Jadi, sebenarnya tidak ada alasan bagi Prabowo untuk tidak bersilahturahim Imlek ke rumah Ahok itu.
> Sebelumnya, di hari Natal 2013, Prabowo juga tak berkunjung ke rumah Ahok untuk menyampaikan selamat Hari Natal-nya. Yang datang justru Megawati dan Jokowi (26 Desember 2013). Meskipun demikian Ahok mengaku, Prabowo sudah meneleponnya untuk menyampaikan selamat Hari Natal kepadanya.
> Setelah menyampaikan harapannya itu kepada wartawan, mungkin Ahok sudah menunggu telepon dari Prabowo bahwa dia akan ke rumah Ahok. Tetapi telepon itu tak kunjung datang. Ahok tidak mungkin yang berinisiatif telepon Prabowo, apakah mau ke rumahnya atau tidak.
> Setelah ternyata Prabowo memang tak datang, maka sehari setelah Imlek (Sabtu, 31/01) Ahok beserta keluarganya lah yang mendatangi rumah kediaman Prabowo, disambut tuan rumah dengan ucapan selamat Imlek, dan jamuan makan siang, yang katanya menunya dipilih sendiri oleh Prabowo.
> Saya melihat sepertinya ada sesuatu yang janggal di sini, karena tidak lazim kalau di hari raya tertentu (termasuk Imlek) orang yang merayakan hari raya tersebut yang justru  mendatangi rumah orang yang tidak merayakan hari raya itu “khusus” untuk bersilahturahim dengan menerima ucapan selamatnya, seperti yang terjadi ketika Ahok lah mendatangi Prabowo di rumahnya itu.
> Sebenarnya hal ini memang terlalu kecil untuk dipersoalkan, tetapi di sini saya hanya ingin menunjukkan ketidaklaziman ini.
> Apakah ini ada kaitannya dengan karakter seorang Prabowo yang karena merasa posisinya lebih tinggi daripada Ahok merasa turun derajatnya kalau dia yang mendatangi, “sowan” kepada Ahok, maka di Hari Natal dan Hari Imlek itu, meskipun itu hari besar yang dirayakan oleh Ahok, justru Ahok-lah yang “harus” sowan kepadanya? Dengan kata lain feodalisme masih melekat erat pada karakter seorang Prabowo?
> Ahok yang semula belum tahu karakter Prabowo ini, menanti dengan sia-sia kunjungan Prabowo ke rumahnya. Setelah “sadar” barulah dia berinisiatif bersama keluarganya mengunjungi, sowan kepada Prabowo di rumahnya.
> Di dalam Seminar yang berthemakan “Imlek 2565 & Pemantapan Wawasan Kebangsaan II”,  di Gedung Srijaya, Surabaya, Minggu, 02 Feb. 2014, pengamat politik dan pakar komunikasi Tjipta Lesmana melontarkan kritiknya, katanya: “… Selama ini hanya ada satu partai politik yang sejak didirikan tidak pernah mengadakan kongres apapun, dan munas (Musyawarah Nasional) apapun. Itu adalah Partai Gerindra. Kenapa demikian? Karena pendirinya/pimpinannya berkarakter otoriter!”
> Benarkah demikian? ***
>

Kopi bikin ketagihan


Dari: "Titik Haryati"

> Hasil Penelitian Benarkan Kopi Bikin Ketagihan  
> TEMPO.CO – Sab, 1 Feb 2014
> Konten Terkait
> Lihat Foto
>
> Hasil Penelitian Benarkan Kopi Bikin Ketagihan  
>
> TEMPO.CO, Los Angeles - Meski tak berbahaya seperti narkoba, efek kopi hampir sama seperti candu. Anda mungkin mengalami gejala ketagihan begitu berhenti mengonsumsinya, kata sebuah penelitian.
>
> Sebuah studi terbaru mengatakan bahwa minum beberapa cangkir kopi per hari dapat menjadi kebiasaan yang membentuk beberapa individu. Menghentikan kebiasaan itu, kata para peneliti, menyebabkan gejala serupa ketagihan, seperti kelelahan dan sakit kepala.
>
> "Ada kesalahpahaman di kalangan profesional dan orang awam tentang kafein bahwa tak sulit untuk berhenti mengkonsumsinya," kata profesor psikologi American University, Laura Juliano. Namun, penelitian yang dilakukan, katanya, membuktikan hal sebaliknya.
>
> "Dalam studi berbasis populasi, lebih dari 50 persen konsumen kafein yang rutin mengkonsumsinya melaporkan bahwa mereka mengalami kesulitan berhenti atau mengurangi penggunaan kafein," katanya. Atas dasar penelitian ini, mereka memasukkan efek kafein dalam edisi terbaru DSM-5 tentang gangguan psikologis kronik.
>
> "Kafein adalah stimulan ringan yang digunakan oleh hampir semua orang setiap hari," kata Charles O'Brien, pimpinan Substance-Related Disorders Work Group. "Biasanya, tidak ada masalah dengan itu. Namun, jika Anda minum banyak kopi, biasanya dua atau tiga cangkir pada suatu waktu, akan ada efek ketagihan," katanya.
>
> Namun, O'Brien mengatakan kafein masuk dalam golongan DSM-5 bagian III, yang berarti memerlukan penelitian lebih lanjut tentang potensi sifat adiktifnya.
>
> Juliano mengatakan bahwa untuk menghindari gejala yang berpotensi serius, sesorang harus membatasi konsumsi kafein mereka sehari-hari maksimal 400 mg. "Setara dua sampai tiga cangkir kopi seberat 8 ounce (sama dengan 226,7 gram)," katanya.
>
> Ia juga menekankan pentingnya transparansi tentang minuman atau makanan yang mengandung kafein. "Harus disebutkan berapa kadarnya," katanya. Ia menyesalkan saat ini produsen tidak diharuskan untuk menuliskan jumlah kafein dalam labelnya, misalnya pada beberapa produk seperti minuman energi.
>
> --

2.02.2014

Singkong Memang Berkhasiat


>
>
> From: A.Syauqi Yahya
>
>
>
>
> Bukan Mengada-ada Singkong Memang Berkhasiat
> Singkong mungkin tidak se menarik makanan yang lain, bahkan tak sedikit juga yang males melirik makanan satu ini. Mungkin karena terlanjur melekat imagenya kalo singkong ini makanan yang tidak bergizi dan ga enak. Tapi jangan salah, umbi singkong mengandung nutrisi - nutrisi yang jelas bermanfaat buat tubuh kita. Kandungannya nutrisinya antara lain kalsium, fosfor, protein, lemak, kalori, hidrat arang, zat besi, vitamin B, vitamin C dan alium. 
>
>
> Bagian yang paling sering di konsumsi selain umbi, yaitu daunnya juga mengandung
> beberapa nutrisi seperti hidrat arang, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, kalsium, zat besi, lemak, fosfor dan kalori. Bahkan kulit batangnyapun mengandung tannin, enzim peroksidase, kalsium oksalat dan glikosida. Kandungan nutrisi - nutrisi tersebut tentunya memberikan manfaat baik buat tubuh. Menurut Prof. Hembing Wijayakusuma seorang pakar tanaman obat, manfaat singkong dalam menjaga kesehatan adalah sebagai antitumor, antioksidan, antikanker dan menambah nafsu makan. Brarti tidak mengada-ada dunk, kalo singkong memang mempunyai manfaat baik buat tubuh kita.
>
>
> Bahkan daun singkong juga mampu mencegah penyakit aterosklerois atau terjadinya timbunan lemak di pembuluh darah, karena di dalam daun singkong terdapat kandungan cuprofilin yang mampu membantu menurunkan kolesterol dalam darah.
>
> http://cozyeslife.blogspot.com/2010/03/bukan-mengada-ada-singkong-memang.html
> --
>
>

2.01.2014

UTANG KPK


Dari: "Titik Haryati"

> Kakaknya tertangkap di dalam tahanan Anggodo syok.............
> bakal ada kelanjutan nggaj ya kira-kira cerita cicak dan buaya.........
> Critane meh lali.....tapi KPK berhasil melakukan penangkapan di China............../th'73
> Anggodo Widjojo Syok Tahu Sang Kakak Tertangkap
> TRIBUNnews.com – 1 jam 0 menit lalu
> Konten Terkait
> Lihat Foto
>
> Anggodo Widjojo Syok Tahu Sang Kakak Tertangkap
>
> Berita Lainnya
> Anggodo Widjojo Syok Tahu Sang Kakak Tertangkap
> Lainnya »
>
> TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keluarga besar tersangka kasus korupsi proyek SKRT Anggoro Widjojo di Indonesia dan Singapura syok mengetahui Anggoro tertangkap di China dan kini ditahan KPK di Rutan Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta.
>
> Hal yang sama juga dialami adik kandung Anggoro, Anggoro Widjojo, yang kini menjalani hukuman 10 tahun penjara di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. MA memvonisnya terbukti bersalah karena berupaya menghalang-halangi penyidikan, melakukan pemufakatan jahat dan tindak pidana korupsi.
>
> "Sejak kemarin saya belum bertemu dengan anaknya yang di Jakarta. Tapi, saya baru komunikasi lewat keluarganya. Kan ada keluarga dan adiknya Anggoro di sini. Pak Anggodo itu juga adiknya. Yah mereka syok, mereka belum mau komentar apa-apa soal itu," ujar kuasa hukum Anggoro, Thomson Situmeang, Sabtu (1/2/2014).
>
> Menurut Thomson, dirinya dan keluarga Anggoro belum bisa membesuk ke rutan karena memang belum mendapatkan konfirmasi dan izin dari KPK.
>
> --