1.23.2014

Kuasa Hukum SBY Somasi Fahri Hamzah


Dari: "A.Syauqi Yahya"

> Kuasa Hukum SBY Somasi Fahri Hamzah
>
> Kamis, 23 Januari 2014 | 18:15 WIB
>
> JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Fahri Hamzah disomasi tim advokat dan konsultan hukum Presiden Susilo bambang Yudhoyono dan keluarga. Somasi tersebut dilayangkan menyusul pernyataan Fahri yang mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi untuk memeriksa anak kedua SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas atas dugaan keterlibatannya dalam kasus Hambalang.
>
> Ketua tim kuasa hukum SBY, Palmer Situmorang mengatakan, pernyataan Fahri itu dimuat pada di salah satu media nasional pada 15 Januari 2014. Sementara surat somasi terhadap Fahri telah dilayangkan pada 17 Januari 2014 lalu. Fahri diberikan batas waktu 10 hari untuk menjawab surat somasi yang telah dilayangkan.
>
> "Kami menanti klarifikasi atas artikel yang dimuat di sebuah media nasional bertajuk Segera Periksa Ibas," kata Palmer di Jakarta, Kamis (23/1/2014).
>
> Palmer mengatakan, di dalam artikel tersebut KPK didesak agar segera memeriksa Ibas lantaran banyak terdakwa yang telah menyebut Ibas menerima uang dari proyek tersebut. Namun, hingga saat ini KPK masih belum melakukan upaya pemanggilan terhadap Ibas. Menurut Palmer, pernyataan yang dilontarkan Fahri tak didukung bukti yang kuat. Dengan demikian, itu dinilai menimbulkan polemik di masyarakat.
>
> "Kami menanti klarifikasi atas tudingan ini hingga 27 Januari pekan depan," tegasnya.
>
> Sebelumnya diberitakan, mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis, mengatakan, Ibas memang pernah mendapatkan uang sebesar 200.000 dollar AS dari perusahaannya saat Kongres Partai Demokrat di Bandung. Kongres itu berlangsung pada tahun 2010.
>
> "Benar, uang 200.000 dollar AS kepada Ibas itu terkait kongres (Partai Demokrat) di Bandung. Saya yakin," kata Yulianis seusai bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (14/3/2013).
>
> Namun, ia enggan membeberkan lebih lanjut apakah uang itu termasuk dalam uang yang disebut-sebut untuk memenangkan Anas Urbaningrum di Kongres Partai Demokrat pada 2010. "Yang pasti Grup Permai tidak pernah mengeluarkan uang buat mengamankan proyek Hambalang," katanya.
>
> Mantan anak buah Nazaruddin itu juga yakin, segala data yang dimilikinya berupa catatan keuangan yang disimpan dalam komputer pribadi dan komputer jinjingnya sudah disita KPK.
>
> Penulis: Dani Prabowo
> Editor: Hindra Liauw
>

Tiga Tudingan


Dari: "A.Syauqi Yahya"

> Tiga Tudingan Fitnah terhadap SBY
>
> Kamis, 23 Januari 2014 | 17:33 WIB
>
> JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam beberapa waktu terakhir, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan keluarganya dituding terlibat sejumlah skandal kasus dugaan korupsi yang saat ini tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi. Ketua tim advokat dan konsultan hukum keluarga Susilo Bambang Yudhoyono, Palmer Situmorang, menyatakan, setidaknya ada tiga tudingan tak mendasar yang telah dilancarkan kepada SBY.
>
> Apa sajakah tudingan tersebut?
>
> Tudingan pertama dilontarkan aktivis Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Sri Mulyono, melalui situs microblogging Kompasiana. Di dalam situs tersebut, Sri Mulyono membuat tulisan berjudul "Kejarlah Daku, Kau Terungkap" untuk menanggapi permintaan SBY kepada KPK untuk segera menetapkan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sebagai tersangka dalam kasus Hambalang.
>
> "Di dalam dialog terbuka di salah satu media televisi, Sri Mulyono mengakui bahwa tulisan tersebut merupakan kesimpulan dan penafsiran politis pribadinya," kata Palmer di dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (23/1/2014).
>
> Tudingan kedua terkait adanya gratifikasi jabatan Wakil Presiden Boediono dengan kasus bail out Bank Century. Tudingan tersebut disampaikan oleh mantan Menteri Koordinator Perekonomian Rizal Ramli. Palmer menjelaskan, pengambilan keputusan bail out Century oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan terjadi pada 20-21 November 2008, sedangkan survei terkait cawapres yang bakal mendampingi SBY pada Pemilu 2009 dilakukan pada kurun waktu 27 April–4 Mei 2009.
>
> Survei yang dilakukan sebanyak dua kali itu memunculkan nama Boediono sebagai nama yang paling diinginkan publik untuk mendampingi SBY. "Kami sudah melayangkan somasi kepada saudara Rizal Ramli yang menuding gratifikasi jabatan wapres pada pernyataannya di salah satu media televisi nasional," ujarnya.
>
> Terakhir, kata Palmer, ia meminta klarifikasi kepada Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah terkait artikel di sebuah media nasional pada 15 Januari 2014. Di dalam artikel yang berjudul "Segera Periksa Ibas" itu Fahri menyatakan bahwa dalam kasus Hambalang, sudah jelas banyak terdakwa yang menyebutkan Ibas menerima uang dari proyek tersebut. Namun, hingga saat ini, tidak ada pemanggilan dari KPK.
>
> Pernyataan Fahri itu dilontarkan setelah pemberitaan yang menyebutkan anak kedua SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, diduga menerima uang 200 ribu dollar AS terkait proyek Hambalang dari Yulianis.
>
> "Perlu kami tegaskan, bahwa sampai saat ini tidak ada bukti pernyataan terdakwa yang mengatakan bahwa Ibas menerima dana dari proyek Hambalang. Bahkan, saksi Yulianis dalam persidangan terdakwa Nazaruddin mengatakan bahwa dirinya tidak pernah memberikan uang kepada Ibas," katanya.
>
> Palmer mengatakan, tudingan yang disampaikan oleh ketiga orang tersebut berpotensi menimbulkan fitnah jika tidak dilampirkan bukti yang cukup kuat. "Kami pastikan bahwa ketiga tudingan itu sama sekali tidak benar dan tidak mendasar. Kami minta para pihak yang melontarkan pernyataan tersebut melakukan klarifikasi dan menyerahkan bukti," tegasnya.
>
> Penulis: Dani Prabowo
> Editor: Hindra Liauw
>

Gede Pasek Tak Tahu Terima Kasih ?


Dari: <syauqiyahya@gmail.com>

> Kamis, 23/01/2014 10:31 WIB
>
> Pramono Edhie: Gede Pasek Tak Tahu Terima Kasih
>
> Elvan Dany Sutrisno - detikNews
>
> Pramono Edhie
>
> Jakarta - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo bersuara keras terhadap rencana gugatan yang akan dilakukan Gede Pasek Suardika karena dipecat Demokrat dari DPR. Menurut Pramono, Pasek tipe orang yang tidak tahu terima kasih.
>
> "Pak Gede Pasek dalam pileg itu tidak masuk jadi angota DPR, karena suaranya kurang, yang masuk justru Pak Jero. Sesuai pengumpulan suara Pak Jero diangkat menteri, maka (kursi di DPR-red) kosong ada Pergantian Antar Waktu. Pak Gede Pasek jadi anggota DPR disarankan oleh Pak Jero," kata Pramono Edhie dalam siaran pers kepada detikcom, Kamis (23/1/2014).
>
> Pramono juga kesal ketika Pasek sering kali menyebut Jero sebagai Sengkuni. Karena itu, dia merasa Pasek sebagai orang yang tidak tahu terima kasih.
>
> "Masa sudah ditunjuk dan diberi kesempatan, Pak Jero dikatain Sengkuni, saya rasa hal itu kurang baik dan tidak ada terima kasih," tegas adik ipar SBY ini.
>
> Terkait dengan gugatan yang akan dilayangkan oleh Pasek kepada Syarief Hasan dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), dia mempersilakan hal itu dilakukan. Apalagi, hal ini sudah digulirkan ke ranah hukum .
>
> "Sekarang kalau misal dipecat (lalu menggugat), silakan mengajukan saja, jadikan hukum panglima tertinggi di negeri ini," tutup mantan KSAD berpangkat jenderal ini.
>
> Thursday, 23/01/2014,10:42:19
> Boomsakalaka @boomsakalaka
> pesek, ayo donk jangan cemen,... maju terus pantang mundur kalo memang yakin benar!
>
> Beri Tanggapan
>
> Thursday, 23/01/2014,10:41:45
> Telo Mania @telomania
> dalam politik siapa berterima kasih kpd siapa jd kurang jelas ....sehrsnya tdk perlu demikian...sb nantinya akan ada kolusi politik yg fpt membahayakan demokrasi
>
> Beri Tanggapan
>
> Thursday, 23/01/2014,10:41:25
> Ario_K @ario_k
> Bohong....bukannya otomatis yg menggantikan Jero adalah caleg yang perolehan suara tertinggi diurut bawahnya , suka ngibul nech capres satu ini.
>
> Beri Tanggapan
>
> Thursday, 23/01/2014,10:40:50
> moksa666
> Ooooo gitu ceritanya...Pasek kau tidak tahu diri namanya...
>
> Beri Tanggapan
>
> Thursday, 23/01/2014,10:40:31
> Faqih Fatih @faqihf
> lho kok bisa begitu pak, orang yang di-PAW main tunjuk aja. setahu saya, orang yang perolehan suara terbanyak kedua yang otomatis menggantikan yang pertama, makin aneh nih demokrat!!
>
> Beri Tanggapan
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> --

1.22.2014

Lurah Cantik


Dari: "Titik Haryati"

> Sibuk Urus Banjir, Lurah Cantik Ini 8 Hari Tidak Pulang ke Rumah
> TRIBUNnews.com – 3 jam yang lalu
> Konten Terkait
> Lihat Foto
>
> Sibuk Urus Banjir, Lurah Cantik Ini 8 Hari Tidak Pulang ke Rumah
>
> Laporan Wartawan Warta Kota, Feryanto Hadi
>
> TRIBUNNEWS.COM – Anik Sulastri ingin menepis anggapan bahwa perempuan lemah sebagai pemimpin. Semenjak memegang amanah sebagai Lurah Tegalalur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, ia ingin membuktikan bahwa lurah perempuan juga bisa bekerja secara total.
>
> "Justru menjadi lurah perempuan itu banyak tantangannya," kata Anik, lurah berparas cantik. Menurut Anik, awalnya mungkin masyarakat melihat sosok lurah perempuan itu identik dengan kodratinya sebagai wanita yang lemah, kurang gesit, dan tidak bisa tegar dalam menghadapi maslah kemasyarakatan.
>
> "Namun dalam perjalanan waktu mereka bisa menerima saya sebagai orang yang ingin memajukan wilayah," katanya. Meski demikian, suka dan duka tetap mewarnai perjalanan kariernya sebagai lurah.
>
> Dia mengatakan, "Sebagai seorang ibu tentunya ada rasa kehilangan waktu dengan anak-anak dan keluarga. Contohnya dalam masa menghadapi musibah banjir 8 hari ini, belum bisa pulang karena beban tanggung jawab pada wilayah."
>
> Di sisi lain, penderitaan para korban banjir, khususnya ibu dan anak-anak, membuatnya bekerja ikhlas memantau kawasan warga yang terendam banjir, termasuk memastikan ketersediaan bantuan bagi mereka.
>
> "Egoisme diri bisa dikesampingkan setelah saya melihat warga saya yang kebanjiran. Saya tetap bersemangat mengabdi untuk mereka," kata Anik.
>
> --
> --

Artikel dari Dubes RI untuk Swiss.

> Artikel dari Dubes RI untuk Swiss.
> --------------------------------
> Nalar Sehat Orang Swiss *)
>
> Belum lama ini, saya bertamu ke rumah teman saya seorang profesor di University of St Gallen, Swiss, yang rumahnya di pelosok desa. Meski jauh di pelosok desa, yang sangat sepi dan pemandangan alamnya sangat indah, dia tidak mengalami kesulitan kalau harus mengajar di kampusnya di Jenewa atau di St Gallen.
>
> Kediaman teman saya itu di wilayah Basel, yang berbatasan dengan Jerman dan Prancis. Tetapi, sebagaimana permukiman lain di Swiss, rumahnya selalu terjangkau oleh kendaraan umum. Dari dia, saya mengetahui bahwa Swiss itu dulu sangat melarat. Yang dimiliki hanya gunung dan air. Di masa lalu ekspor Swiss hanyalah tenaga manusianya yang bekerja sebagai pasukan bayaran untuk beberapa negara Eropa lainnya.
>
> Tetapi, sejak masyarakat Swiss menggunakan nalar sehatnya dalam mengurus negara, secara bertahap Swiss menjadi modern, maju, dan sejahtera. Nalar sehat orang Swiss ini diwujudkan dalam format politik pemerintahan maupun perilaku politik para pemimpinnya. Dalam sistem pemerintahan, Swiss dari level federal, kanton (provinsi) , kabupaten/kota sampai kelurahan, prinsip kepemimpinannya adalah kolegial.
>
> Jadi, tidak ada "boss" yang paling berkuasa. Keputusan harus diambil secara musyawarah dan mufakat. Tidak ada anggota kabinet yang merasa lebih berkuasa daripada yang lain.
>
> Makanya, dalam sistem pemerintahan Swiss, presiden, gubernur, wali kota, dan lurah hanya menjabat setahun secara bergiliran. Setelah mengatur pemerintahan dengan baik, warga Swiss juga konsekuen mendukungnya dengan membayar pajak. Dari hampir 8 juta warga Swiss, diperkirakan hanya 20 persen yang tidak membayar pajak pendapatan.
>
> Bandingkan dengan di Indonesia, yang jumlah pembayar pajaknya masih kurang dari 15 persen dari jumlah penduduk. Di Swiss mereka punya prinsip yang sederhana: Anda bayar pajak, Anda dapat layanan bagus. Anda tidak bayar pajak, negara sulit memberikan layanan yang terbaik.
>
> Setelah beres dengan urusan pajak, pemerintah membuat alokasi besaran untuk apa pajak dan pendapatan negara lainnya itu. Dalam membuat alokasi anggaran ini, masyarakat Swiss menggunakan paradigma akal sehat. Sebab, mereka sadar, negara mereka tidak mempunyai kekayaan apa-apa kecuali air, gunung, dan pemandangan alam yang indah.
>
> Karena itu, sumber daya tidak boleh diboroskan begitu rupa, terutama sumber daya alam yang tidak terbarukan, seperti BBM, gas, dan sebagainya. Mereka menginvestasikan uang pajak pada pendidikan dan kesehatan secara habis-habisan.
>
> Warga Swiss sadar, gas dan BBM harus dihemat, sehingga harganya harus mahal dan dikenai pajak lingkungan. Ini untuk memaksa masyarakat berhemat dengan BBM dan gas yang haru diimpor.
>
> Karena Swiss kaya dengan air, untuk keperluan listrik mereka menggunakan 70 persen tenaga hidro dan 30 persen tenaga nuklir. Walhasil, ongkos listrik di Swiss jauh lebih murah daripada di Indonesia.
>
> Untuk mempertahankan kedaulatan pangan, meski sudah tergolong negara industri maju, Swiss memberikan subsidi besar ke sektor pertanian. Pemerintah melarang konversi lahan pertanian secara sembarangan.
>
> Walhasil, di depan wisma Indonesia di Bern pun yang masih terhitung dalam wilayah ibu kota Bern, masih terhampar luas ladang jagung, gandum, sayur mayur, dan peternakan sapi perah.
>
> Pelajaran yang bisa dipetik dari Swiss ini, selama pemimpin nasional kita hanya mencari popularitas dan mengesampingkan nalar sehat, dan itu juga disukai masyarakatnya, jangan harap Indonesia menjadi maju dan modern.
>
> Cepat atau lambat (karena boros) kita akan tersungkur ke krisis lagi seperti krismon pada 1997 lalu, mungkin lebih parah. Karena itu, dalam masa pemilu ini kita pilih pemimpin yang menggunakan akal sehat dan bukan sekadar populer karena pencitraan. Subsidi hanya diberikan untuk bidang pendidikan dan kesehatan, serta mereka yang benar-benar membutuhkan saja.
>
> *) Djoko Susilo – Dubes Swis
>

1.21.2014

Jika Bill Gates Beli Avanza


Dari: "A.Syauqi Yahya"

> Selasa, 21/01/2014 15:29 WIB
>
> Jika Bill Gates Beli Avanza
>
> Fino Yurio Kristo - detikInet
>
> Jakarta - Uang Bill Gates mungkin tidak akan habis dalam tujuh turunan. Bisa dibilang, kekayaannya yang melimpah bisa membeli hampir semua hal.
>
> Menurut Bloomberg Billionaire Index, kekayaan Gates bertambah USD 15,8 miliar di sepanjang 2013, sehingga total hartanya USD 78,5 miliar atau nyaris Rp 1.000 triliun, tepatnya di kisaran Rp 951 triliun.
>
> Dengan uang sedemikian banyak, ia bisa membeli puluhan juta mobil ataupun ratusan pesawat tempur tercanggih. Simak ilustrasinya berikut ini.
>
> Toyota Avanza adalah tipe mobil yang banyak lalu lalang di Indonesia. Harganya bervariasi, yang tipe Veloz di kisaran Rp 203 juta.
>
> Nah, jika Bill Gates mau membeli Avanza, ia bisa mendapatkannya sampai jutaan unit. Harta Bill Gates tepatnya bisa membeli sekitar 4,7 juta unit Avanza Veloz.
>
> Jika menginginkan tipe mobil sport, pilihan bisa mengarah ke Lambhorgini Gallardo. Tipe mobil performa tinggi ini di mancanegara dijual mulai kisaran USD 182 ribu.
>
> Kalau Bill Gates suatu hari mau menghabiskan uangnya hanya untuk membeli mobil Gallardo, ia bisa mendapatkan sampai 413 ribu unit.
>
> Mungkin pada suatu hari, Bill Gates tiba-tiba ingin membeli sepeda motor. Berapa total motor yang bisa ia dapatkan?
>
> Misalnya saja ia memilih motor Vario Techno. Taruhlah harga Techno sekitar Rp 16 juta, maka jumlah motor yang bisa ia bawa pulang mencapai sekitar 59 juta unit.
>
> Bagaimana kalau Gates mau membeli Yamaha Vixion? Dipastikan garasi rumahnya tidak akan cukup untuk memuatnya.
>
> Harga motor Vixion di kisaran Rp 22 juta. Maka Gates bisa mengangkut sampai 43 juta unit Vixion kalau ia mau menghabiskan semua uangnya.
>
> Bill Gates dikenal sebagai dermawan yang telah menyumbangkan begitu banyak uang di yayasan kemanusiaanya, Bill & Melinda Gates Foundation.
>
> Mungkin suatu hari, dia ingin menjadi semacam sinterklas. Gates ceritanya ingin membagikan hampir semua uangnya bagi penduduk bumi.
>
> Total penduduk bumi di kisaran 7,1 miliar. Jika Gates membagi setiap kepala di planet bumi dengan uang USD 10, ia tetap bisa hidup cukup kaya.
>
> Meski sudah menyumbang setiap orang sebesar USD 10, Gates masih memiliki uang sisa sekitar USD 7,5 miliar!
>
> F22 Raptor disebut sebut pesawat jet tercanggih di dunia. Pesawat buatan perusahaan militer Lockheed Martin ini menjadi andalan Amerika Serikat.
>
> Orang sipil mungkin tidak akan bisa membeli pesawat jet yang satu ini. Harga satu unitnya saja sangat mahal, mencapai USD 150 juta.
>
> Namun Bill Gates dengan mudahnya bisa membeli pesawat jet F22 Raptor ini jika dia mau dan diizinkan oleh otoritas.
>
> Ya, dengan total harta kekayaannya, Bill Gates bisa mendapatkan sekitar 523 unit pesawat jet Raptor.o
>
> --
> --

Yusril tantang Paloh


Dari: "A.Syauqi Yahya"

> Yusril Tantang Surya Paloh Debat di Sidang MK
>
> Selasa, 21 Januari 2014 | 12:46 WIB
>
> JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal Calon Presiden Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mempertanyakan sikap Partai Nasdem dan Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh dinilainya menyudutkan terkait gugatan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (UU Pilpres). Yusril mengajukan gugatan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Desember 2013 lalu.
>
> Pasal-pasal yang digugat Yusril yaitu 3 ayat (4), Pasal 9, Pasal 14 ayat (2), dan Pasal 112. Inti gugatan itu, meminta penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2014 digelar serentak, sehingga tak ada presidential threshold untuk mengusung calon presiden.
>
> Surya Paloh dan Partai Nasdem menyatakan keberatan dengan uji materi UU Pilpres yang diajukan Yusril. Gugatan itu dinilai bukan untuk kepentingan bangsa melainkan kepentingan segelintir orang atau kelompok. Apalagi, waktu penyelenggaraan pemilu yang sudah terjadwal dan tinggal tersisa dua bulan.
>
> BANAR FIL ARDHI Ketua Majelis Tinggi Partai Nasdem Surya Paloh Dalam perbincangannya dengan wartawan, Senin (20/1/2014), Surya mengatakan, jika menjadi kepala negara, dia akan memanggil Ketua MK Hamdan Zoelva untuk mengingatkan mengenai gugatan yang diajukan Yusril. Cara yang digunakan Surya dan Nasdem dengan melontarkan pernyataan di media itu, dinilai Yusril bukanlah cara yang terhormat.
>
> "Kalau saya boleh kasih nasihat gratis, Partai Nasdem bisa gunakan cara terhormat untuk hadapi saya," tulis Yusril melalui akun twitternya @Yusrilihza_Mhd, Selasa (21/1/2014) pagi.
>
> Cara terhormat yang dimaksud Yusril adalah, agar Nasdem dan Surya bersedia untuk beradu argumen secara terbuka di sidang Mahkamah Konstitusi. Menurutnya, hal tersebut bisa dilakukan dengan mengajukan diri sebagai pihak terkait ke MK.
>
> "Partai Nasdem bisa saja mohon sebagai pihak terkait dan sanggah permohonan saya secara argumentatif di sidang MK," katanya.
>
> Namun, Yusril meragukan keberanian Surya dan partainya untuk memenuhi tantangannya dan beradu argumentasi di MK.
>
> "Itu pun kalau Pak SP (Surya Paloh) berani adu argumen, dan tak malu kalau datang hanya dengan omong kosong untuk menakut-nakuti rakyat dengan agitasi dan propaganda kosong ala kaum Nazis dan Fasis yang selama ini digunakan SP dan siapa saja yang menentang uji UU Pilpres ini," ujar Yusril.
> Penulis: Ihsanuddin
> Editor: Inggried Dwi Wedhaswary
>
> --