6.14.2014

Tertawa





From: syauqiyahya@gmail.com

Minggu, 28 April 2013

Tertawa

Ada sebuah cerita yang saya temukan di Internet dan saya ubah di sana-sini untuk para pembaca:

Pada suatu hari di Slovenia, seorang atheis sedang joging di hutan. Ia menikmati hijau pohon-pohon seraya tubuhnya bergerak di udara pagi.

Tiba-tiba ia dengar suara mengaum. Ketika ia menengok, ia lihat seekor singa besar (dan tampak lapar) mengejarnya.

Ia lari, menerabas semak. Tapi malang tak dapat ditolak: ia tersungkur di sebuah sudut. Singa itu pun tegak di dekatnya bersiap menerkam.

Putus asa total, si atheis sadar: hanya Tuhan yang bisa menyelamatkannya. Ia insaf. Ia berdoa: "Ya, Tuhan, bebaskan aku dari hewan buas ini. Jadikanlah ia makhluk yang kristiani."

Tiba-tiba hutan bercahaya selama 30 detik. Mukjizat terjadi. Tokoh kita tahu, doanya dikabulkan.

Dan terdengarlah suara singa itu, takzim: "Bapa kami yang ada di Surga, terpujilah nama-Mu. Telah Kauberi aku santapan pagi yang lezat."

Andaikata peristiwa itu terjadi benar-benar, kita tak akan tertawa. Seseorang yang tersungkur di hadapan seekor singa yang lapar bukanlah adegan yang menggelikan. Keajaiban yang membuat seekor singa bisa berbicara juga bukan kejadian yang lucu. Cerita di atas kocak karena ia satu konstruksi imajinatif yang menabrakkan apa yang mula-mula tampak galib (seseorang ketakutan dan putus asa menghadapi maut) dengan apa yang mendadak tak masuk akal dan tak terduga (si singa jadi Kristen… dan tetap tak melepaskan mangsanya).

Tapi tak hanya itu. Ada olok-olok dalam lelucon tadiâ€"dan agaknya dalam tiap lelucon. Olok-olok, seperti yang kita kenal di dunia anak-anak, adalah unsur penting dalam permainan. Lelucon yang baik tak pernah serius, tak pernah ingin berpetuah. Cerita di atas tak bermaksud mengingatkan orang agar tak jadi atheis atau agar tak berputus asa di dalam krisis. Tak ada yang dicela. Tak ada pesan moral.

Tapi orang bisa melihat hal-hal yang nyata di dalam cerita itu, samar ataupun tidak. Seorang atheis dan seorang Kristen bukanlah sosok yang ganjil. Sebuah lelucon tak bisa seluruhnya terdiri atas alam fantasi. Ia menggelikan karena ia tak berada di satu dataran; ia meloncat-loncat. Di dalamnya selalu ada dunia sehari-hari yang kita alami yang hadir, meskipun umumnya tak pernah pas. Dalam batas tertentu, lelucon mengandung peniruan.

Sebab itu tiap lelucon bisa diartikan sebagai parodi. Parodi, peniruan yang dibengkokkan pada saat yang menentukan, kita temukan misalnya dalam cerita wayang yang terkenal, Petruk Jadi Raja. Di sini, sang badut yang datang dari kelas jelata bertakhta di Kerajaan Lojitengara dan bergelar Prabu Welgeduwelbeh.

Pada momen itu, yang lucu, yang komik, munculâ€"meskipun itu semua berhenti ketika lakon ini jadi sebuah satire. "Satire is a lesson, parody is a game," kata novelis Vladimir Nabokov dalam sebuah wawancara. Satire bisa agresif dalam memperlihatkan kebodohan, keculasan, atau ketidakadilan, semacam ajaran dan advokasi agar semua itu tak dilakukan lagi. Sebab itu satire tak merasa perlu jadi lucu. Lakon Petruk Jadi Raja, ketika bermaksud mencemooh orang bawah ketika berkuasa, akan menusuk hati bagi yang terkena; ia tak membuatnya terbahak-bahak.

Parodi, sebaliknya, lebih cenderung nakal, jahil, tapi tanpa sikap militan yang menghantam sasaran. Di dalamnya ada sifat humor yang mendasar. Di dalamnya tertawa adalah untuk kami dan sekaligus untuk kita. "Tertawa tampaknya butuh sebuah gema," kata Henri Bergson dalam risalahnya tentang tertawa. Ketika kita tertawa sendirian di perpustakaan membaca sebuah lelucon, kita sebenarnya tertawa bersama dengan orang lain, entah di mana, baik dengan si pembuat lelucon itu maupun mereka yang membaca lelucon yang sama.

Tapi sifat sosial humor tak cuma di situ. Jika satire sering tak lucu tapi menusuk, itu karena ia disuarakan sebuah subyek yangâ€"seperti dalam perang propagandaâ€"tegas, tajam, galak, memandang sasaran sebagai sesuatu yang harus dijatuhkan. Satire bukan kelaziman para punakawan dalam wayang. Mereka lucu benar karena tak menampilkan diri perkasa.

Sejak awal, mereka subyek-dalam-keterbatasan: jelek, tak anggun, bahkan cacat. Mereka memandang dunia sebagai proyeksi diri mereka: sesuatu yang rumpang, tak beres, tapi tetap bisa ditanggungkan jika kita mengambil jarak dari kerumpangan itu.

Ada kearifan dalam sikap itu, seperti kearifan Semar yang berjalan jauh mengikuti pengembaraan Arjuna. Orang tua ini tertawa ketika jalan terjal mendaki dan menangis ketika jalan turun landai. Hidup kita sambut justru karena kesulitan akan digantikan kemudahan, dan sebaliknya. Dengan kata lain: fana. Tapi juga dalam kefanaan, yang tragis tak mungkin diingkari.

"Comedy is a tragedy plus time," kata Woody Allen. Dunia, seperti dipetuahkan para aulia, memimpikan surga karena ia bukan surga. Malapetaka selalu terjadi. Hanya dengan jarak waktu kita bisa melihatnya sambil tertawa. Dengan komedi, kita menaruh yang tragis di dalam kurungan, beberapa saat.

Seperti tokoh Cecilia dalam film Woody Allen The Purple Rose of Cairo. Ia, pekerja restoran yang dianiaya suami, hanya bisa menghibur diri di bioskop. Suatu hari, ia mendapatkan bahwa tokoh utama film yang ditontonnya tiba-tiba turun dari layar putih dan jatuh cinta kepadanya. Ia berbahagia sekali. "I just met a wonderful new man! He's fictional, but you can't have everything." Ia tahu laki-laki ganteng dan baik budi itu hanya fiktif. Tapi dalam hidupnya yang rudin, ia tak meminta banyak.

Melankoli itu membuat kita tersenyum. Cecilia yang konyol. Cecilia yang bersyukur di tengah kemuraman. Cecilia kita.

Goenawan Mohamad


Ciuman !





Humor : Arti Ciuman Menurut Para Dosen

Dosen Fisika : Ciuman adalah gaya tarik menarik antara dua mulut dimana jarak antara satu titik dengan titik yang lain adalah nol.

Dosen Kimia : Ciuman adalah reaksi akibat interaksi dari senyawa yang dikeluarkan oleh dua hati.

Dosen Mikrobiologi : Ciuman adalah pertukaran bakteri uniseksual di dalam air liur.

Dosen Biologi : Ciuman adalah menyatunya dua otot orbicularisoris dalam keadaan kontraksi.

Dosen Ekonomi : Ciuman adalah sesuatu dimana permintaan lebih besar daripada penawaran.

Dosen Statistik : Ciuman adalah kejadian yang peluangnya bisa sangat tergantung dari angka statistik berikut: 36-24-36.

Dosen Teknik : Ciuman? Apa itu..?

Dosen elektro : Ciuman Adalah bertemu antara ion positif dan negatif yang mengakibatkan arus lemah menjadi arus kuat…!!

Dosen Kedokteran : Ciuman adalah proses pendiaknosaaan fisik secara langsung yang berakibakan aliran darah ke organ reproduksi meningkat.

Dosen psikologi : Ciuman adalah proses penjiwaan terhadap pola piker seseorang untuk mengetahui akan kenikmatan….

Ciuman menurut dosen program komputer : If kiss >= Hot then go to bed room else go to bathroom end.

Ciuman Menurut Dosen Seni : Ciuman adalah sesuatu yang indah bila dinikmati bersama.

Ciuman menurut guru olahraga : jika berciuman berkategori sangat hot, sama besar dengan kalori yang terbuang untuk berjalan tergopoh-gopoh (brisk walking).

Ciuman menurut dosen politik (ilmu transformasi konflik): ciuman adalah kemampuan untuk mentransformasi gesekan-gesekan konflik dari dua kelompok berbeda sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang positif (win win solution: "semua senang, semua nyaman..semua melayang).

Ciuman menurut dosen matematika (teori kemungkinan) : Ciuman itu gambling, sekarang nyium Tinggal tunggu balasannya, digampar ato dibalas cium…!!

Ciuman menurut Dosen olahraga (again) : Ciuman adalah suatu peregangan & pemanasan  untuk "olahraga" yang lebih berat….

Menurut dosen kewiraan : Ciuman adalah hak yang dimiliki oleh seorang pasangan yang hubungannya telah diakui oleh negara berdasarkan hukum dan undang-undang yang berlaku.

Menurut dosen bahasa : Ciuman adalah berasal dari sebuah kata dasar "cium" yang mendapatkan akhiran "an".

Menurut dosen seksiologi : Ciuman adalah suatu teknik rangsangan dan pemanasan (foreplay) dimana tahapan ini menyentuh titik titik rangsangan di seluruh tubuh…

Menurut anaknya dosen : Ciuman adalah temannya ciunyil, ciucrit, ciusrok. Bisa juga berarti sudah sadar dari pingsan .


The Jakarta Post


From: A.Syauqi Yahya 


The Jakarta Post Tidak Akan Mempertaruhkan Kredibilitasnya

Equalaws Consultant
14 Apr 2014 | 20:36

Sumber: Media Online The Jakarta Post. (www.thejakartapost.com)

Sangat menarik membaca artikel yang ditulis oleh Kompasianer Mawalu yang berjudul "Jokowi Diusir Puan Maharani, The Jakarta Post Kehilangan Kepercayaan Pembacanya" dan dijadikan headline oleh Kompasiana. Kompasiana pun seperti biasa memberikan judul pendukungnya terhadap artikel yang berhasil menjadi headline. Kali ini judul pendukung tersebut berjudul "Jokowi Diusir Puan, The Jakarta Post Kredibel?"

Kali ini penulis tidak bermaksud membela The Jakarta Post ataupun Puan Maharani maupun Jokowi atas berita yang dituliskan oleh The Jakarta Post dengan judul "Jokowi shrugs off infighting" yang dituliskan oleh Hans David Tampubolon dan sempat menjadi headline di The Jakarta Post pada hari Sabtu, 11 April 2014 lalu. Penulis akan berbagi sekelumit pengalaman terkait hubungan penulis dengan The Jakarta Post selama ini. Pada khususnya pengalaman terkait pemberitaan yang dilakukan oleh wartawan The Jakarta Post beberapa tahun yang lalu.

Pada tanggal 27 Juli 2002, penulis pernah diwawancarai oleh wartawan The Jakarta Post dengan judul beritanya "AEKI starts Rp 1b coffe-drinking drive". Selain itu The Jakarta Post pun pernah memberitakan perkara yang pernah ditangani oleh penulis dan tim beberapa tahun yang lalu. Adapun terkait perkara yang ditangani tersebut dituliskan menjadi berita dengan judul "Megawati, Hamzah, Amien morally responsible for scam: lawyer", serta ditayangkan pada tanggal 3 September 2002 dan berita tersebut masuk dalam "Indonesia News Digest No 34 – September 2-8, 2002" pada situs asia-pacific-solidarity.net.

Selain hal tersebut di atas, penulis pun pernah meminta bantuan kepada The Jakarta Post terkait kegiatan penulis sewaktu membantu Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) terkait outsourcing. The Jakarta Post pun pada akhirnya menurunkan tulisannya yang berjudul "Outsourcing rule leads to kickbacks, confusion" pada tanggal 22 November 2013. Apa yang sebenarnya ingin penulis sampaikan pada kali ini?

Sebagaimana kita ketahui bersama, peraturan perundang-undangan tentang jurnalisme telah diatur di dalam UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers). UU Pers tersebut menjamin kebebasan pers, namun kebebasan yang bukan tanpa batas. Bilamana para wartawan atau pekerja pers melakukan delik pers, maka dapat dituntut secara hukum.

Selain UU Pers tersebut, para pekerja pers yang menggunakan media online dapat juga dijerat dengan menggunakan UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pada praktiknya, tidak hanya kedua UU tersebut yang digunakan untuk menjerat para pekerja pers ataupun medianya. Beberapa ketentuan di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata), UU No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran) bilamana menggunakan elektronik (televisi dan radio), UU No. 40 Tahun 2008 tentang Pornografi, UU No. 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, UU No. 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial dan peraturan perundang-undangan lainnya, dapat pula digunakan terkait kejahatan/pelanggaran yang dilakukan oleh pers.

Dalam Kode Etik Jurnalistik (KEJ) pun telah ditentukan rambu-rambu bagi pekerja pers dalam memberitakan sesuatu peristiwa. Adapun Kode Etik Jurnalistik yang berlaku di Indonesia telah ditetapkan oleh Dewan Pers melalui Surat Keputusan Dewan Pers Nomor 03/SK-DP/III/2006 Tentang Kode Etik Jurnalistik. Syofiardi Bachyul Jb, Roni Saputra dan Andika D. Khagen dalam bukunya yang berjudul "Memahami Hukum Pers", menyatakan bahwasanya KEJ dapat dijabarkan ke kode perilaku sebagai berikut: Independen, Niat yang Baik, Selalu Mencari Kebenaran, Menghormati Perbedaan, Asas Praduga Tak Bersalah, Patuh pada Aturan Profesional dan Menjaga Kesopanan.

Selain itu bilamana Puan Maharani ataupun Jokowi merasa pemberitaan yang diberitakan The Jakarta Post tersebut tidak benar adanya, maka mereka dapat memberikan hak jawab kepada The Jakarta Post. Bilamana mereka tidak menggunakan hak jawab tersebut, maka penulis dan pembaca lainnya dapat sependapat dan membenarkan pemberitaan The Jakarta Post. Apakah hal tersebut telah dilakukan oleh Puan Maharani ataupun Jokowi? Wallahu a'la

Salam keadilan… ;)

Referensi:
- Syofiardi Bachyul Jb, Roni Saputra dan Andika D. Khagen, Memahami Hukum Pers, LBH Pers Padang dan Yayasan TIFA, Padang: 2013.
Dibaca : 286 kali

--

6.13.2014

Iki ndak nggon Tomy sing nakal kae...?


From: Dadang Magelang Jawa


Payah tenan iki....
Wingi untuk jalan toll wae ijine susah...ora oleh makai lahan mangrove...

Rabu, 11 Juni 2014, 22:53 WIB
SBY Terbitkan Peraturan Presiden Reklamasi Teluk Benoa
Feri Kristianto
Share: Twitter | Facebook | Follow Us | Mail

Bisnis.com, DENPASAR—Di akhir masa kepemimpinannya, Presiden Susilo Bambang Yudhono merestui reklamasi Teluk Benoa, Bali, meskipun mendapatkan penolakan yang luas dari masyarakat Pulau Dewata.

Restu Presiden tersebut tercermin dari penerbitan Peraturan Presiden No.51/2014 tentang rencana tata ruang kawasan perkotaan Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita).

Salah satu poin terpenting dari aturan tersebut adalah mengubah peruntukkan Perairan Teluk Benoa dari kawasan konservasi perairan menjadi zona budi daya yang dapat direklamasi maksimal seluas 700 Hektare.

Aturan yang ditetapkan 30 Mei 2014 tersebut merevisi Peraturan Presiden No.45/2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Sarbagita yang memasukkan kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi perairan.

Lebih  rinci, aturan tersebut juga mengubah kawasan konservasi pulau kecil dari seluruh Pulau Serangan dan Pudut, menjadi sebagian Pulau serangan dan Pudut.

Dalam aturan tersebut juga menghapus besaran luas taman Hutan Raya Ngurah Rai sebagai kawasan pelestarian alam. Dalam aturan sebelumnya ditetapkan secara spesifik luas taman Hutan Raya Ngurah Rai, yakni 1.375 hektar.

Pepres anyar tersebut menetapkan zona budi daya baru, yakni zona P yang merupakan zona perairan pesisir dengan karakteristik kawasan teluk.

Zona P berfungsi sebagai kawasan pemanfaatan umum yang potensial untuk kegiatan kelautan, perikanan, kepelabuhanan, transportasi, pariwisata, pengembangan ekonomi, permukiman, sosial budaya, dan agama.

Zona P yang dimaksud adalah kawasan Teluk Benoa. Lokasi Teluk Benoa Kabupaten Badung berada di timur Bandara Ngurah Rai Bali, dan dilintasi oleh Jalan Tol Bali Mandara.

Di sekitar kawasan ini terdapat Pelabuhan Benoa, dan wisata perairan Tanjung Benoa.  Di lokasi ini pula, Presiden SBY bersama pemain klub Real Madrid Cristiano Ronaldo pernah menanam mangrove sekitar setahun lalu.

Rencananya di lokasi inilah, PT Tirta Wahana Bali Internasional akan mereklamasi  lahan seluas 831 Ha untuk dimanfaatkan sebagai pusat wisata dengan nilai investasi sekitar Rp30 triliun.

Sebelumnya, upaya anak usaha Artha Graha itu terbentur aturan Perpres No.45/2011 karena kawasan Teluk Benoa termasuk dalam areal konservasi perairan.

Editor : Donald Banjarnahor

--

Kq qqq q qqq




ARTI KETAWA ALA GAYA POLITISI
Berbagai macam jenis gaya tertawa yang punya makna, dipandang dari sudut filosofi psikogrogi dan ketawalogi.
1. Ketawa ha-ha-ha-ha
Orang yang punya jenis ketawa ini mempunyai sifat penggembira, sehingga sangat cocok sebagai penggembira kongres, penggembira PON maupun event mega proyek apa saja yang membutuhkan kegembiraan. Ciri khas orang jenis ini adalah suka minum soda gembira dan lebih suka kongkow di gembira loka.
Selain sifat gembira, sifat berani dan terbuka juga dimilikinya, tetapi belum tentu berani buka bukaan apa saja, misalnya membuka skandal century maupun hambalang, apalagi sampai membuka pakaian orang lain.
2. Ketawa hi-hi-hi-hi
Orangnya pemalu, cenderung menghindari tindakan yang memalukan, sangat malu untuk dipermalukan. Cinta keluarga, terutama keluarga sendiri dan keluarga berencana (beberapa ada yang sudah menjadi tokoh teladan KB lestari). Gemar lelucon dan dagelan, terutama dagelan mengenai politik dagang sapi maupun daging sapi. Sangat pintar menyimpan uang, misalnya uang DP anggaran, uang hasil arisan korupsi, tetapi bukan uang palsu.
3. Ketawa he-he-he-he
Orangnya berani, terutama menghadapi hal hal yang tidak menakutkan, misalnya berani malu mengambil uang rakyat, berani digantung di Monas maupun berani membuat BUMN menjadi sapi perah. Mempunyai jiwa humor yang tinggi, yang membuat para konstituennya tertawa menyaksikan kebodohannya.
4. Ketawa ho-ho-ho-ho
Berjiwa tekun, tapi tidak pikun, meskipun tidak berbakat menjadi dukun. Bukan pekerja keras dan suka keindahan, meskipun kadang kadang mengeras saat melihat keindahan. Watak selanjutnya adalah keras kepala, sehingga sering dimanfaatkan kepalanya untuk memecahkan kebekuan proyek proyek di birokrasi, misalnya pada kepala bagian, kepala biro, maupun kepala departemen, tapi tidak dengan kepala suku.
5. Ketawa hu-hu-hu-hu
Punya daya tarik (dalam beberapa event 17 an dikampung, selalu terpilih menjadi peserta tarik tambang). Pecinta buku, terutama buku tamu, buku harian dan buku tabungan, tidak termasuk buku catatan si boy. Berbakat menjadi penyanyi, terutama nyanyi dirumah rumah dan di warung tenda, juga nyanyi dari jeruji mengenai aliran dana yang dikorupsi. Banyak diantaranya sukses menjadi artis karbitan,tetapi lebih banyak menjadi pesakitan.
6. Ketawa hik-hik-hik-hik
Konon dijuluki "ketawa tikus". Banyak memiliki teman, terutama teman seperjuangan, teman sependeritaan, teman seperguruan, bahkan teman tapi mesra. Suka menghadapi tantangan, terutama tantangan alam dan tantangan jaman. Raji bekerja, apalagi bila diberi imbalan gratifikasi yang luar biasa seperti gratifikasi mobil mewah dan gratifikasi esek esek. Murah hati, terutama menjelang pemilu atau pemilihan kepala daerah.
7. Ketawa huk-huk-huk-huk
Ketawa yang terkesan seperti suara peliharaan ini mempunyai arti punya tanggung jawab. artinya, bila ada yang menanggung, maka selalu siap untuk menjawab. Dapat menjadi pendengar yang baik, tapi hanya mendengarkan tidak melakukan tibdakan. Ciri paling populer adalah mereka makan secukupnya, misalkan cukup kenyang dan cukup mewah. Tidak pernah menuntut, kecuali menuntut ganti rugi atas jasanya melobby para menteri dan petinggi supaya anggaran dapat segera direalisasi.
Demikian hasil riset bidang ketawalogi, sampai saat ini baru mendapatkan 7 jenis ketawa, semoga setelah Pemilu 2014 nanti banyak menemukan jenis ketawa yang warna warni akibat banyaknya politisi yang terjerat kasus korupsi.


cita2 murid




Cita-Cita Murid

Di kelas terlihat seorang guru sedang menanyakan cita-cita kepada murid-muridnya.

Guru : "Supeno apa cita-citamu kalau suda besar?"

Supeno : "Saya mau jadi polisi Pak. Kalau ada penjahat yang jahatin Bapak, bisa saya tembak. Gratis buat Pak Guru"

Guru : "Bagus sekali, Bapak terharu." "Kalau kamu Windha?"

Windha : "Saya mau jadi dokter Pak. Kalau Bapak sakitm saya akan mengobati Pak Guru gratis"

Guru : "Oh WIndha, Bapak jadi tersanjung." "Sekarang giliran Paijo neeh...."

Guru : "Paijo, apa cita-cita kamu?"

Paijo : "Saya mau jadi tukang gali kubur Pak"

Guru : "Lah Kenapa? Apa nggak ada yang lain?

Paijo : "Nggak Pak saya kepinginnya begitu"

Guru : "Kenapa? Alasannya?

Paijo : "Kalau nanti Bapak digangguin penjahat tapi Supeno gagal menangkapnya. Terus penjahat itu melukai Bapak. tpai Windha juga gagal mengobati. yaah saya tinggal menyiapkan kuburannya buat Pak Guru GRAAAATEEEEEEES"

Guru : "Dasar anak kampreeeeet!!!!"

kesempatan untuk para paranormal jika memang tahu...


From: Suhardono


Senin, 09/06/2014 10:10 WIB
Imbalan 5 Juta Dolar Bagi Pengungkap Misteri MH370

ABC Australia - detikNews
Jakarta - Sejumlah keluarga penumpang pesawat MH370 meluncurkan gerakan pengumpulan dana sebesar $5 juta untuk dihadiahkan kepada orang 'dalam' yang berani mengungkapkan dan menuntaskan misteri hilangnya pesawat tersebut 3 bulan lalu.

Dalam rilisnya, keluarga korban menyatakan kampanye "Hadiah MH370" diluncurkan bersamaan dengan peluncuran website penggalangan dana Indiegogo yang mentargetkan sumbangan senilai $5 juta untuk mendorong whistleblower membeberkan informasi mengenai apa yang sebenarnya terjadi dengan pesawat MH370.

Maskapai Malaysia itu hilang kontak pada 8 Maret 2014 lalu dalam rute penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing dengan membawa 239 orang penumpang, dimana sepertiganya adalah warga negara China.

Boeing 777 diyakini jatuh di Samudera Hindia Selatan, namun pencarian besar-besaran yang melibatkan tim pencari internasional hingga kini belum berhasil menemukan reruntuhan pesawat. Hal ini menyebabkan keluarga penumpang merasa frustasi dan keluarga korban yang marah menuding kecelakaan ini memang sengaja ditutup-tutupi.

"Kami yakin, kalau di suatu tempat, seseorang ada yang mengetahui sesuatu terkait apa yang sebenarnya terjadi dengan pesawat ini, dan kami berharap imbalan ini akan mendorongnya untuk muncul dan buka suara," kata Ethan Hunt, Direktur perusahaan teknologi yang memimpin proyek imbalan ini.

Sarah Bajc, pasangan dari penumpang berkewarganegaraa Amerika, Philip Wood, mengatakan sejumlah kecil keluarga korban mendukung proyek ini guna mengungkap misteri kasus penerbangan ini dengan 'cara pandang yang baru &rsquo.

"Pemerintah dan lembaga terkait lainnya telah melakukan upaya terbaik mereka, tapi sejauh ini belum berhasil mengungkapkan satu bukti apapun, mungkin karena pendekatan yang tidak tepat maupun kesalahan lokasi pencarian yang disengaja oleh seseorang atau lebih dari sejumlah individu, &rsquo kata mereka dalam rilis tersebut.

Malaysia dan Australia, yang memimpin pencarian di Samudera Hindia Selatan berjanji akan terus melanjutkan pencarian pesawat MH370.

Pencarian reruntuhan pesawat itu difokuskan pada area lengkung ke-7 di Samudera Hindia.

Biro Keselamatan Transportasi Australia mengatakan kawasan pesisir di ; Australia Barat diyakini sebagai lokasi terakhir yang dilintasi pesawat naas itu sebelum kandas karena kehabisan bahan bakar dan jatuh ke laut.

Lokasi itu juga menjadi area dimana tercatat kontak terakhir dengan pesawat MH370 yang sempat terekam data satelit.

Australia juga merilis permintaan untuk mentenderkan perusahaan yang akan terlibat sebagai kontraktor utama dan memberikan keahlian, peralatan dan kapal yang dibutuhkan untuk melaksanakan pencarian di bawah laut pada Agustus mendatang.
;
Awal bulan ini terungkap bahwa ping akustik yang diduga dari kotak hitam pesawat itu ternyata tidak terkait dengan pesawat.
Ping itu mendorong pencarian multinasional yang meliputi kawasan seluas 4.640.000 kilometer persegi tapi tidak ada tanda-tanda reruntuhan dari pesawat yang hilang.
;
Sekarang sinyal ping yang didapat para pencari mungkin berasal dari salah satu kapal pencari.

Malaysia – yang diperintah oleh koalisi yang sama sejak tahun 1957, menjadi bulan-bulanan kemarahan dan kritik dari pihak keluarga korban yang marah.

Negara di Asia Tenggara itu bersikeras telah melakukan segala sesuatu yang bisa dilakukan dengan bekerja sama dengan Australia, China dan negara-negara lain untuk menemukan pesawat tersebut.
--