Beberapa sumber mengatakan bahwa Li telah menguburkan 23 Istri dan pada
saat meninggalnya ia hidup bersama istri ke 24. Dari ke-24 istrinya, Li
memiliki anak cucu hingga 11 generasi dan berjumlah sekitar 200 orang. Ia
memiliki kuku yang panjang sekitar 6 inci. Walapun usianya sudah 200 tahun
lebih, tetapi dalam pandangan orang-orang ia kelihatan seperti seseorang
yang berusia 60 tahun-an.
Menurut Li, ia lahir tahun 1736. Namun pada tahun 1930, seorang profesor
dari departemen pendidikan Universitas Chengdu yang bernama Wu Chung Chieh
menemukan sebuah catatan dari kerajaan Tiongkok yang memberikan ucapan
selamat kepada Li Ching Yun atas ulang tahunnya yang ke-150 tahun. Ucapan
selamat itu diberikan pada tahun 1827. Apabila pada tahun 1827 ia berulang
tahun ke-150, maka itu berarti catatan kerajaan menunjukkan bahwa Li lahir
pada tahun 1677 dan saat meninggal pada tahun 1933, ia berumur 256 tahun.
Pada saat kematiannya, ucapan dukacita untuk Li dipublikasikan oleh
media-media ternama dunia, termasuk The New York Times dan Times Magazine.
Apabila ia lahir tahun 1736 sesuai pengakuannya, berarti ia meninggal pada
usia 197 tahun, jauh lebih lama dibandingkan dengan orang tertua yang
pernah tercatat yaitu Jeanne Louise Calment dari Prancis yang meninggal
pada tahun 1997 di usia 122 tahun 164 hari. Sebelumnya, di Tiongkok juga
pernah tercatat adanya seorang yang bernama Chen Jun yang dipercaya
meninggal pada usia 443 tahun.
Selama hidupnya, Li dikenal sebagai seorang herbalis dan ahli kungfu. Pada
tahun 1749 ketika ia berumur 71 tahun, ia pindah ke kota Kai Xian untuk
bergabung dengan pasukan Tiongkok sebagai pelatih kungfu dan penasehat militer.
Pada tahun 1933, ia meninggal dunia. li pernah berkata kepada seorang
sahabat,"Aku telah menyelesaikan semua hal yang harus diselesaikan di dunia
ini, sekarang aku akan pulang." Li Chung Yun meninggal tidak lama setelah
itu. #langitmisteri
Sent with AquaMail for Android
https://www.mobisystems.com/aqua-mail

Tidak ada komentar:
Posting Komentar